Hadiri RUPS Bank Jateng, Bupati Karanganyar Dorong Penguatan UMKM

  • 27 Feb 2026 19:36 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Tahun Buku 2025 di Kantor Pusat Bank Jateng, Semarang, Jumat 27 Februari 2026. Kehadiran orang nomor satu di Bumi Intanpari ini merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan sektor perbankan milik daerah tersebut.

Dalam forum yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah dan seluruh kepala daerah se-Jateng tersebut, dibahas mengenai evaluasi kinerja serta penetapan arah kebijakan perusahaan ke depan. Bupati Rober menekankan bahwa Bank Jateng memiliki peran sentral dalam menyokong pembiayaan pembangunan daerah serta menjadi motor penggerak bagi pelaku UMKM di Karanganyar.

“Kehadiran kami dalam RUPS ini untuk memastikan bahwa Bank Jateng tetap menjadi mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sinergi ini sangat penting, terutama dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan penguatan sektor UMKM di Kabupaten Karanganyar,” ujar Rober Christanto.

Rapat tersebut juga memaparkan laporan kinerja keuangan sepanjang tahun 2025, termasuk pembahasan pembagian dividen bagi pemerintah daerah selaku pemegang saham. Bupati berharap hasil dari RUPS ini mampu mempercepat transformasi digital perbankan agar layanan kepada masyarakat semakin mudah dan transparan.

“Melalui partisipasi aktif ini, kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bank Jateng semakin solid. Dengan transformasi digital yang terus ditingkatkan, diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selain membahas aspek finansial, RUPS tahun ini juga menjadi ajang bagi para kepala daerah untuk memberikan masukan strategis terkait tantangan ekonomi global yang dinamis. Melalui partisipasi ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar optimis dividen dan dukungan program perbankan dapat dimaksimalkan untuk kepentingan publik.

“Target kami adalah bagaimana kebijakan yang dihasilkan dalam forum ini dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui layanan perbankan yang lebih inklusif dan peningkatan daya saing ekonomi lokal,” ujar Rober.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....