Tekan Inflasi, Dispertan Karanganyar Gelar Pangan Murah di Mojogedang

  • 27 Feb 2026 19:23 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) putaran kedua di halaman Kantor Kecamatan Mojogedang, Jumat 27 Februari 2026. Ratusan warga terpantau sudah memadati lokasi sejak setengah jam sebelum acara dimulai untuk mengantre bahan pangan pokok dengan harga di bawah pasar.

Kabid Ketahanan Pangan Dispertan PP Karanganyar, Budi Sutrisno, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat Mojogedang sangat luar biasa dalam menyambut program ini. Sebanyak 1,5 ton beras SPHP, ratusan liter minyak goreng, hingga ratusan kilogram gula pasir ludes diborong warga dalam waktu singkat.

“Hari ini kami adakan gerakan pangan murah yang kedua selama bulan Ramadan ini. Antusias warga luar biasa, di mana 1,5 ton beras, 300 liter minyak goreng, 200 kg gula, serta 150 kg telur habis diborong oleh masyarakat di Kecamatan Mojogedang,” ujar Budi Sutrisno.

Dalam GPM kali ini, beras SPHP Bulog kemasan 5 kilogram dijual dengan harga Rp57.000, gula pasir Rp17.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter, dan telur ayam Rp27.000 per kilogram. Budi menegaskan bahwa seluruh komoditas tersebut sengaja dijual dengan harga miring guna menjaga daya beli masyarakat di tengah momentum bulan suci.

“Semua komoditas itu kami jual dengan harga di bawah pasar. Tujuannya membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga yang wajar, menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta akhirnya nanti turut serta mengendalikan inflasi,” katanya.

Selain komoditas utama, Dispertan PP juga menyediakan aneka daging ayam yang turut menjadi incaran para ibu rumah tangga. Program GPM ini merupakan salah satu instrumen penting pemerintah daerah dalam mengintervensi harga pangan di pasar tradisional yang cenderung mengalami kenaikan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.

“GPM adalah salah satu instrumen untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan. Kami ingin memastikan masyarakat terbantu dalam mendapatkan pangan yang terjangkau, khususnya saat menghadapi Ramadan dan menyambut Idulfitri,” ujar Budi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....