DPRD Kota Surakarta Dorong Pemkot Bidik Objek Pajak

  • 23 Jun 2025 09:46 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: DPRD Kota Surakarta menginginkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dihimpun Pemerintah Kota melampaui target. DPRD mendorong Pemerintah Kota melakukan optimalisasi PAD (Pendapatan Asli Daerah) lewat pajak dan retribusi.

Sejumlah objek pajak dan retribusi baru perlu dipetakan agar realisasi pajak dapat mencapai target pada akhir tahun. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Muhammad Bilal kepada wartawan Minggu (22/6/2025).

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengusulkan Pemerintah Kota segera memetakan sejumlah objek pajak dan retribusi baru yang potensial. Hal ini penting dilakukan menimbang perkembangan Kota Solo yang sedemikian pesat dari kegiatan dan perekonomian.

“Untuk objek pajak dan retribusi baru ya pemerintah kota (dalam hal ini Bapenda) harus proaktif ya. Penagihan juga harus kencang dan kalau bisa jangan diberikan ruang-ruang toleransi. Artinya kalau nominalnya sekian ya harus dibayar segitu," ucap dia.

Anggota Fraksi PSI DPRD Solo itu menegaskan upaya ekstensifikasi pajak dan retribusi daerah penting untuk dilakukan untuk optimalisasi serapan pajak. Selain itu pihaknya juga meminta Pemkot Surakarta juga lebih jeli dalam melakukan intensifikasi di sekor pajak dan retribusi.

Menurutnya, ini bisa dilakukan dengan upaya digitalisasi untuk meminimalisir kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja.

“Langkah lain di sisi pengawasannya, evaluasi di sektor ini perlu dilakukan dengan memaksimalkan digitalisasi. Ini penting untuk meminimalkan fraud (manipulasi) yang ada di lapangan karena temuan kami banyak yang melaporkan. Kadang tidak dikasih kertas (karcis/kuitansi) retribusi atau ditarik lebih dari yang ditentukan dan sebagainya. Kalau digitalisasi bisa dimaksimalkan saya rasa pengawasan akan lebih sportif,” kata Bilal.

Terpisah, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mengakui bahwa pihaknya memiliki pekerjaan rumah yang besar perihal optimalisasi PAD khususnya dalam memaksimalkan serapan pajak dan retribusi daerah. Dirinya melihat pertumbuhan kota yang pesat membuat banyak usaha baru tumbuh.

Pada saat yang bersamaan berbagai event besar yang komersial juga sering diselenggarakan di Solo. Hal tersebut akan menjadi sasaran bagi Pemkot Surakarta dalam upaya optimalisasi PAD di Kota Surakarta dalam suda tahun kedepan.

“Banyak event-event besar yang bisa kita maksimalkan. Selain itu tempat hiburan juga banyak yang bermunculan, ini banyak yang belum masuk ke pajak dan retribusi kita. Akan segera kami petakan,” ucap Wali Kota Respati Ardi belum lama ini. MI

Rekomendasi Berita