Kemendikdasmen Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan

  • 18 Jul 2026 05:32 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan. Kebijakan ini menjadi langkah pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif sekaligus mendorong terbentuknya budaya digital yang sehat di kalangan peserta didik.

Melalui surat edaran tersebut, Kemendikdasmen mengajak seluruh satuan pendidikan, mulai dari jenjang dasar hingga menengah, untuk mengatur penggunaan gawai secara bijak selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Kebijakan ini bukan bertujuan melarang penggunaan teknologi, melainkan memastikan pemanfaatannya benar-benar mendukung proses pembelajaran.

Dalam siaran pers resmi yang diterbitkan Kemendikdasmen disitus resmi kemendikdasmen.go.id pada 13 Juli 2026 dijelaskan, "Surat Edaran ini bertujuan membangun budaya digital yang sehat di lingkungan satuan pendidikan melalui penggunaan gawai yang lebih bijak, bertanggung jawab, serta mendukung proses pembelajaran dan tumbuh kembang peserta didik.":

Kemendikdasmen menilai penggunaan gawai tanpa pengawasan dapat memengaruhi konsentrasi belajar, interaksi sosial, hingga kesehatan mental anak. Oleh karena itu, sekolah didorong menyusun aturan yang menyesuaikan kondisi masing-masing, termasuk menentukan waktu dan situasi ketika gawai dapat digunakan sebagai media pembelajaran.

Selain melibatkan pihak sekolah, kebijakan ini juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak menggunakan perangkat digital di luar lingkungan pendidikan. Kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk membentuk kebiasaan berteknologi yang sehat dan bertanggung jawab.

Dengan terbitnya Surat Edaran ini, Kemendikdasmen berharap satuan pendidikan mampu menciptakan ekosistem belajar yang lebih fokus, aman, dan seimbang, tanpa mengabaikan manfaat teknologi sebagai bagian dari transformasi pendidikan di era digital. (Arifin).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....