Pengakuan Rektor UGM Terima Uang Triliunan dari Jokowi

  • 23 Mar 2026 21:07 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Terdapat sebuah postingan di Facebook yang mengatakan bahwa Rektor Universitas Gadjah Mada, mengakui menerima suap hingga triliunan rupiah dari Presiden Joko Widodo, yang merupakan presiden ke-7 Republik Indonesia. Informasi ini dengan cepat menyebar dan memicu berbagai reaksi dari warga internet.

Setelah diteliti lebih lanjut, klaim tersebut ternyata tidak benar. Informasi yang beredar tidak memiliki bukti atau pernyataan resmi dari pihak yang relevan.

Narasi ini termasuk dalam kategori berita palsu atau hoaks yang sengaja dibuat untuk menyesatkan masyarakat. Menurut laporan dari TurnBackHoax, tidak ada berita tepercaya yang menguatkan klaim tersebut.

Penelusuran dilakukan dengan memasukkan istilah terkait ke dalam mesin pencari. Tetapi tidak ditemukan sumber yang dapat dipercaya untuk mendukung narasi tersebut.

Tim Verifikasi Fakta Mafindo juga telah melakukan pemeriksaan lebih dalam mengenai isu ini. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada pernyataan resmi dari pihak UGM yang mengonfirmasi bahwa rektornya menerima uang dalam jumlah besar seperti yang disebutkan dalam postingan tersebut.

Isu serupa sebelumnya muncul pada akhir tahun 2025, dengan narasi yang sedikit berbeda, yang menyebutkan dugaan suap sebesar Rp100 miliar. Informasi ini juga telah dibantah melalui berbagai tulisan klarifikasi dari media dan organisasi pemeriksa fakta.

Beberapa di antaranya adalah artikel dari TurnBackHoax berjudul “Hoaks Jokowi Suap Rektor UGM Rp100 Miliar untuk Ijazah” . Selain itu laporan dari ANTARA News yang menegaskan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan termasuk dalam informasi palsu.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Rektor UGM tidak pernah menyatakan menerima uang triliunan rupiah dari Jokowi. Posting yang mengklaim demikian adalah konten palsu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

(Syurie Ariandani)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....