Tidak Ada Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz

  • 23 Mar 2026 21:01 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Sebuah postingan di platform media sosial Facebook mengklaim bahwa tidak ada kapal Pertamina yang terblokir di Selat Hormuz. Dinyatakan bahwa Angkatan Laut Iran memberikan izin bagi dua kapal Pertamina yang membawa minyak untuk melintas di Selat Hormuz pada tanggal 12 Maret 2026.

Namun, pernyataan bahwa keberadaan dua kapal Pertamina yang berhasil melewati Selat Hormuz menunjukkan tidak ada kapal yang terhalang merupakan informasi yang tidak benar. Menurut laporan dari tempo. co, tanggal 10 Maret 2026, dua kapal Pertamina lainnya, yaitu VLCC Pertamina Pride dan VLCC Gamsunoro, masih terhalang di Selat Hormuz.

Kapal Gamsunoro sedang mengangkut barang milik pihak ketiga, sedangkan VLCC Pertamina Pride mengangkut minyak mentah jenis light crude oil untuk kebutuhan dalam negeri. Simon Aloysius Mantiri selaku Direktur Utama PT Pertamina (Persero) menjelaskan bahwa Pertamina International Shipping (PIS) Paragon dan PIS Rinjani tidak sedang melakukan pengiriman BBM ke Indonesia.

Satu kapal menuju Kenya, sementara kapal lainnya menuju India. Untuk memastikan ketersediaan energi dalam negeri tetap terjamin, kelompok Pertamina mengoperasikan 345 kapal untuk pengangkutan BBM.

Pertamina juga melakukan diversifikasi kepada pemasok dengan membeli minyak dari Afrika dan Amerika. Tempo memverifikasi informasi tersebut melalui perbandingan dengan sumber-sumber yang terpercaya.

Hasil verifikasi menunjukkan bahwa kedua kapal Pertamina masih terhalang di Teluk Arab. Dua kapal yang sudah melewati selat tersebut tidak membawa bahan bakar minyak untuk Indonesia.

Verifikasi yang dilakukan oleh Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang menyatakan keberhasilan dua kapal Pertamina melewati Selat Hormuz sebagai bukti tidak adanya kapal yang terhalang merupakan informasi yang menyesatkan. Bahkan, hingga tanggal 10 Maret 2026, dua kapal milik Pertamina tetap terhalang di selat tersebut.

( Syurie Ariandani )

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....