Menyetir dengan Nyaman dan Aman

  • 22 Mar 2026 19:27 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Perjalanan panjang memang sangat menyenangkan, tetapi tubuh dan pikiran kita bukanlah mesin yang dapat beroperasi tanpa henti. Rasa lelah saat berkendara merupakan ancaman utama yang bisa muncul dan membahayakan keselamatan diri sendiri serta orang lain di jalan. Jangan biarkan momen bahagia berakhir dengan situasi yang tidak diinginkan.

Menurut @KemenkesRI, perjalanan darat yang berlangsung selama berjam-jam tentu sangat melelahkan. Coba bayangkan jika kita mengendarai mobil dengan kecepatan 100 km/jam, dan tiba-tiba kita terpejam karena microsleep, meskipun hanya selama tiga detik. Tiba-tiba saja mobil melaju tanpa kendali sejauh 100 meter ke depan. Ini sangat berbahaya dan bisa berujung pada hal yang fatal!

Oleh karena itu, penting untuk disiplin beristirahat setiap tiga jam. Ada beberapa cara agar mata tetap segar. Pertama, ajaklah penumpang berbincang (tentu saja jangan berpaling, tetap fokus pada jalan). Kedua, bawalah permen atau makanan kecil untuk digigit. Terakhir, yang paling efektif, kalau mata sudah sangat berat, segera berhenti di tempat istirahat terdekat dan tidurlah selama 15 menit.

Nyatanya, kelelahan dapat seserius mengemudi dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol.

*Reaksi yang Melambat: Saat merasa lelah, reaksi Anda terhadap situasi berbahaya akan sangat melambat. Detik-detik yang berharga ini bisa menjadi penentu antara keselamatan dan kecelakaan.

*Konsentrasi yang Berkurang: Anda akan sulit untuk fokus pada jalan, tanda lalu lintas, atau kendaraan lain. Pikiran dapat melayang, dan Anda bisa kehilangan pemahaman tentang situasi di sekitar.

*Microsleep yang Mengancam: Ini adalah keadaan di mana Anda tertidur sebentar selama beberapa detik tanpa menyadarinya. Bayangkan, hanya dalam hitungan detik tersebut, mobil Anda bisa melaju tanpa kendali selama puluhan meter! Sangat menakutkan, bukan?

*Kesehatan dan Suasana Hati: Selain risiko di jalan, kurang istirahat juga membuat tubuh terasa pegal, suasana hati menjadi buruk, dan tentu saja, perjalanan jadi tidak menyenangkan.

Jadi, istirahat itu bukan hanya soal fisik, tetapi juga untuk keselamatan, kenyamanan, dan kesenangan dalam perjalanan Anda. Sangat penting, bukan?

( Syurie Ariandani )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....