Sepuluh Calon Haji Embarkasi Solo Dipulangkan ke Daerah Asal
- 07 Mei 2025 21:31 WIB
- Surakarta
KBRN, Boyolali: Sebanyak 10 jemaah calon haji (Calhaj) Embarkasi Solo harus menunda keberangkatannya ke Makkah pada musim haji tahun ini. Sebagian dari 10 calon haji itu mengalami ganguan kesehatan dan tidak layak terbang akhirnya harus pulang ke daerah asal.
Pejabat Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rachma Indriadi mengatakan, berdasarkan data dari Pulahta (Pusat Olah Data) Embarkasi Solo ada 10 jemaah yang tertunda keberangkatannya. Calon haji itu kemudian kembali ke daerah asal.
"Tiga di antaranya adalah pendamping dan 7 (calon haji) ini alasan kesehatan tidak lolos pemeriksaan tahap tiga," kata Gentur Rachma Indriadi dijumpai di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Rabu (7/5/2025).
Adapun urutan kloter calon haji yang dipulangkan Kloter 9 ada satu calon haji. Sedangkan kloter 11 ada dua orang, kloter 20 ada tiga orang dan 22 ada empat.
"Jadi ini jemaah dan pendampingnya sudah kembali ke daerah masing-masing. Selanjutnya dilakukan perbaikan kesehatan semoga tahapan berikutnya bisa lolos dan diberangkatkan ke tanah suci," ujar Gentur.
Disinggung apakah calon haji tersebut masih bisa diberangkatkan tahun ini setelah dilakukan treatment di daerah asal, mengingat ini masih tahap awal pemberangkatan, Gentur belum bisa menjawab pasti. Menurutnya tinggal pemulihan calon haji tersebut cepat atau lambat.
"Kalau saat ini sepertinya tidak memungkinkan, tapi kita akan lihat perkembangan kesehatan masing-masing. Kita ndak tahu, semoga dengan upaya masing-masing bisa membaik dan ketika dicek kesehatan sudah membaik dan koordinasi dengan PPIH kita akan terima," ucap Gentur.
Gentur berharap 7 calon haji yang dikembalikan dengan alasan kesehatan ini bisa segera membaik. Menurutnya tidak menutup kemungkinan calon haji diberangkatkan bersama kloter-kloter akhir.
"Ini jemaah kembali ke daerah diharapkan bisa membaik dan pemulihan cepat koordinasi dengan kita dan bila dicek kembali bisa lolos akan kita siapkan pemberangkatan nya. Tapi kalau belum membaik dengan alasan tidak layak terbang akan ditunda." MI