Jelang Kedatangan Kloter Sapu Jagat, PPIH Embarkasi Solo Siapkan Sambutan Khusus
- 30 Jun 2026 07:18 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Boyolali - Operasional hari ke-28 masa pemulangan jemaah haji di Debarkasi Solo berjalan lancar. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo telah menerima kedatangan sebanyak 80 kloter dengan total jemaah yang tiba di tanah air mencapai 28.263 orang.
Humas PPIH Debarkasi Solo, Nabila Azka Amalia menyampaikan, saat ini operasional pemulangan menyisakan satu kloter terakhir, yakni Kloter 81 atau yang akrab disebut Kloter Sapu Jagat. Kloter gabungan yang mengangkut jemaah dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah tersebut dijadwalkan mendarat pada Selasa, 30 Juni 2026 sore.
"Pagi hari ini operasional ke-28 masa pemulangan ini, Senin 29 Juni 2026 kami sudah menerima kedatangan kloter sebanyak 80 kloter dan bisa disaksikan saat ini sedang prosesi pemulangan jemaah haji dari Embarkasi Solo ini menuju ke daerah masing-masing, yaitu dari Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Magelang," ucap Nabila saat dikonfirmasi RRI, Senin 29 Juni 2026.
Nabila menjelaskan bahwa sesuai dengan arahan pimpinan pusat, tidak ada seremonial khusus yang bersifat formal di asrama haji untuk menyambut kloter terakhir ini. Kendati demikian, PPIH menyiapkan kejutan berupa pemberian hadiah (gift) langsung saat jemaah mendarat di bandara sebagai bentuk rasa syukur.
"Namun, insyaallah kami akan menyambut untuk kedatangan kloter 81 di bandara dengan sambutan yang mungkin bisa dikatakan berbeda ya dengan kloter-kloter sebelumnya mungkin seperti memberikan gift kepada jemaah karena bentuk syukur kami karena akhirnya kita bisa menyambut kedatangan di embarkasi Solo ini dengan jumlah 81 kloter itu," ujarnya.
Nabila menambahkan, Kloter 81 dijadwalkan mendarat di Bandara Adi Soemarmo pada pukul 16.40 WIB. Kloter penutup ini berisi gabungan jemaah dari belasan wilayah seperti Magelang, Demak, Boyolali, Cilacap, Tegal, Sukoharjo, Surakarta, Klaten, Jepara, Grobogan, Pati, Blora, hingga Wonogiri, termasuk di dalamnya para jemaah yang keberangkatannya sempat tertunda karena faktor kesehatan.
Adapun, berdasarkan data jemaah, PPIH tercatat ada 55 jemaah haji asal Debarkasi Solo yang meninggal dunia di tanah suci. Sementara, untuk jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi, penanganannya sepenuhnya tetap menjadi tanggung jawab PPIH yang berkoordinasi dengan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).
"Untuk jemaah haji yang meninggal dunia terinformasi update sampai pagi hari ini sebanyak 55 jemaah haji. Semoga tentunya semoga tidak bertambah ya. Untuk jemaah haji yang masih sakit di sana tentunya itu masih menjadi tanggung jawab PPIH ya. Nanti kami terus akan berkoordinasi dengan PPIH Arab Saudi, mungkin seperti di RSAS ataupun KKHI yang berada di sana, seperti itu," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....