Embarkasi Donohudan Terima Dua Kloter Asal Kabupaten Sukoharjo
- 23 Jun 2026 12:41 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Boyolali - Proses pemulangan jemaah haji melalui Embarkasi Solo terus berjalan. Memasuki hari operasional ke-22, sebanyak 62 kelompok terbang (kloter) dengan total 22.180 jemaah telah kembali ke Tanah Air.
Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amalia mengatakan, Pada Selasa 23 Juni 2026, Embarkasi Solo kembali menerima kedatangan dua kloter asal Kabupaten Sukoharjo, yakni Kloter 63 dan Kloter 64.
Ia juga menyampaikan, hingga saat ini tercatat 53 jemaah Embarkasi Solo meninggal dunia. Rinciannya, 49 jemaah wafat di Tanah Suci, satu jemaah meninggal di pesawat, dan tiga lainnya wafat setelah tiba di Tanah Air.
Nabiila mengimbau seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan. "Silakan utamakan kesehatan, kondisi kesehatannya karena sebentar lagi seluruh jemaah haji yang dari Embarkasi Solo akan pulang ke tanah air," ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan agar jemaah memperbanyak minum air putih, tidak terlalu memaksakan aktivitas di Kota Madinah, serta menggunakan alat pelindung diri saat beraktivitas di luar hotel.
Salah satu jemaah asal Mancasan, Baki, Kabupaten Sukoharjo, Sawiji, mengaku puas dengan pelayanan haji yang diterimanya. Menurutnya, fasilitas tahun ini jauh lebih baik dibandingkan yang pernah ia dengar dari penyelenggaraan sebelumnya. "Ini lebih enak, lebih komplet fasilitasnya dibanding yang dulu," katanya.
Pria berusia 50 tahun itu menuturkan, seluruh kebutuhan makan telah disiapkan dengan baik sehingga jemaah tidak lagi direpotkan memasak sendiri. Ia juga menyebut seluruh jemaah mendapatkan hak layanan secara merata.
Sawiji menjalankan ibadah haji untuk pertama kalinya. Kesempatan itu diperoleh melalui pelimpahan porsi dari sang kakak yang mendaftar haji pada 2013 namun tidak dapat berangkat karena sakit.
Usai menunaikan rukun Islam kelima, Sawiji mengaku merasakan kebahagiaan sekaligus dorongan untuk meningkatkan kualitas ibadah.
"Rasanya ya senang gitu. Senang, kemudian, bisa memotivasi untuk lebih giat beribadah lagi, lebih bersyukur gitu," ucapnya.
Ia juga mengaku tidak mengalami kesulitan selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, pembekalan dari KBIHU serta kemudahan berkonsultasi dengan petugas sangat membantu para jemaah.
Pengalaman berada di Arab Saudi, lanjut Sawiji, juga memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya bersyukur atas kondisi alam dan kehidupan di Indonesia. "Pelajaran yang bisa diambil, kita itu lebih bersyukur," katanya. (Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....