Lansia Dominasi Kloter 33, Koordinasi Jadi Kunci

  • 02 Mei 2026 16:59 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Kloter 33 asal Kabupaten Demak yang tiba di Embarkasi Solo didominasi jemaah lanjut usia, sehingga koordinasi dan pendampingan menjadi faktor krusial dalam kelancaran pemberangkatan haji tahun ini.

Ketua Kloter 33, Muh Ali Ahsin mengatakan total jemaah dalam rombongan tersebut mencapai 360 orang. Dari jumlah itu, hanya sekitar 100 jemaah dalam kondisi sehat murni, sementara sisanya memiliki risiko kesehatan ringan hingga berat.

"Total jemaah tiga ratus enam puluh. Yang sehat murni ya seratus. Yang risiko ringan, sedang, berat itu dua ratus enam puluh," ujarnya kepada RRI, Sabtu 2 Mei 2026..

Ia menambahkan, terdapat 16 jemaah pengguna kursi roda dan empat orang menggunakan tongkat. Selain itu, terdapat mutasi jemaah dari beberapa daerah seperti Banyumas, Sukoharjo, dan Kabupaten Tegal.

Dominasi lansia membuat pihak kloter menekankan pentingnya pendampingan berbasis kelompok. Muh Ali Ahsin mengaku telah menginstruksikan agar jemaah saling membantu, terutama yang lebih muda.

"Saya tekankan untuk mereka mandiri dengan pendampingan. Pokoknya di rombongan itu saya berharap tidak ada yang tidak terangkut," katanya.

Menurutnya, kerja sama antarsesama jemaah menjadi kunci keberhasilan, mengingat kondisi fisik mayoritas peserta yang tidak lagi prima.

Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Pembekalan Embarkasi Haji Donohudan, David Jafar Saputra menyampaikan hingga hari ke-12 operasional haji, jumlah jemaah yang telah tiba di Embarkasi Solo mencapai 11.511 orang dari 32 kloter.

"Jemaah Haji yang sudah tiba di Embarkasi Solo pada hari ini sebanyak 32 kloter, dengan sejumlah 11.511 Jemaah," ucapnya.

Untuk hari Sabtu 2 Mei 2026, terdapat tiga kloter kedatangan, termasuk Kloter 33 dari Kabupaten Demak yang tiba pukul 06.00 WIB.

Sementara itu, jumlah jemaah yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci mencapai 10.756 orang dari 30 kloter. Pada hari yang sama, dijadwalkan tiga kloter keberangkatan menuju Arab Saudi.

David juga menyebutkan terdapat 11 jemaah sakit di Embarkasi Solo, dengan sebagian dirujuk ke rumah sakit dan lainnya dalam observasi. Di Arab Saudi, tercatat 17 jemaah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Madinah.

Selain itu, dua jemaah dilaporkan wafat di Tanah Suci dan dimakamkan di Baqi Madinah. (Ase)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....