Kloter 25 dan 26 Tiba, Ribuan Jemaah Asal Semarang Masuk Embarkasi Solo
- 29 Apr 2026 10:46 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Gelombang kedatangan jemaah haji di Asrama Haji Donohudan terus mengalir dengan masuknya rombongan asal Kota Semarang, Rabu, 29 April 2026.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo menjadwalkan kedatangan dua kelompok terbang (kloter) pada pagi ini, yakni kloter 25 dan kloter 26.
Kedatangan ini menambah daftar panjang kesibukan operasional embarkasi yang hingga saat ini telah menerima total 8.993 jemaah dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
PIC Humas Embarkasi Solo, David Jafar Saputra, mengatakan kloter 25 masuk ke asrama pada pukul 08.00 WIB, disusul kemudian oleh rombongan kloter 26 yang tiba sesuai jadwal pada pukul 09.00 WIB.
Kedua kloter tersebut seluruhnya merupakan jemaah asal Kota Semarang yang akan menjalani proses penerimaan, cek kesehatan, serta pembagian dokumen sebelum diterbangkan ke tanah suci.
Hingga saat ini, PPIH mencatat total 25 kloter telah menginjakkan kaki di Embarkasi Solo untuk musim haji tahun 1447 Hijriah ini.
"Dapat kami laporkan jemaah haji yang sudah tiba di Embarkasi Solo pada hari ini sebanyak 25 kloter. Untuk jadwal kedatangan hari ini sebanyak dua kloter asal Kota Semarang, yakni kloter 25 yang masuk pagi ini dan nanti dilanjutkan kloter 26 pukul 09.00 WIB," ujar David kepada rri.co.id, Rabu, 29 April 2026.
Kedatangan kloter asal Semarang ini juga menyisakan cerita haru, salah satunya dari Sri Suparmi, jemaah berusia 73 tahun yang tergabung dalam rombongan pagi ini.
Setelah menanti selama 13 tahun sejak mendaftar pada Februari 2013, Suparmi mengaku sangat lega akhirnya bisa tiba di asrama haji dengan kondisi sehat. Ia telah menyiapkan fisik secara matang dengan rutin berolahraga jalan kaki demi menjaga stamina selama menjalani rangkaian ibadah di tanah suci nanti.
"Senang banget, alhamdulillah saya sehat-sehat karena persiapannya setiap hari ya jalan-jalan kaki gitu. Makannya juga saya hati-hati sekali, yang dokter bilang tidak boleh dimakan ya jangan dimakan banyak-banyak, supaya nanti di sana aman dan tetap sehat," kata Suparmi.
Selain memantau kedatangan, PPIH juga melaporkan operasional keberangkatan tetap berjalan beriringan dengan proses penerimaan jemaah. Tercatat sebanyak 22 kloter dengan total 7.886 jemaah sudah resmi diterbangkan menuju Madinah sebagai bagian dari pemberangkatan gelombang pertama.
Kendati demikian, fokus utama pagi ini tetap pada kelancaran alur masuk jemaah dari Kota Semarang agar proses administrasi tidak mengalami penumpukan.
Dari sisi kesehatan, tim medis melaporkan terdapat 11 jemaah yang saat ini dalam pantauan khusus, di mana empat di antaranya harus dirujuk ke Rumah Sakit Moewardi Surakarta.
Sisanya, sebanyak tujuh jemaah menjalani observasi mandiri di Poliklinik Embarkasi karena kondisi fisik yang menurun pasca perjalanan dari daerah asal. PPIH memastikan jemaah yang sempat tertunda karena alasan medis akan dijadwalkan ulang pada kloter berikutnya jika sudah dinyatakan laik terbang. (Dania/MI)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....