Sebanyak 22 Kloter Embarkasi Solo Sudah Diterbangkan ke Madinah

  • 29 Apr 2026 10:36 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo terus memacu proses pemberangkatan jemaah haji gelombang pertama tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.

Hingga Rabu, 29 April 2026 pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 22 kelompok terbang (kloter) telah resmi diberangkatkan menuju Madinah. Total jemaah yang sudah diterbangkan mencapai 7.886 orang, sementara proses penerimaan di asrama haji masih terus berlangsung bagi kloter berikutnya.

PIC Humas Embarkasi Solo, David Jafar Saputra, melaporkan asrama haji menjadwalkan kedatangan dua kloter tambahan asal Kota Semarang. Hingga saat ini, total jemaah yang sudah masuk ke Embarkasi Solo mencapai 25 kloter dengan jumlah mencapai 8.993 orang.

Sedangkan untuk jadwal keberangkatan hari ini, terdapat dua penerbangan utama yakni kloter 23 pada pukul 09.00 WIB dan kloter 24 gabungan pada pukul 20.30 WIB.

"Jemaah haji yang sudah tiba di Embarkasi Solo pada hari ini sebanyak 25 kloter. Untuk jemaah haji yang sudah diberangkatkan menuju tanah suci sebanyak 22 kloter, terakhir tadi di kloter 22 dengan total keseluruhan 7.886 jemaah sudah kita terbangkan ke Madinah karena ini gelombang pertama," ujar David kepada rri.co.id, Rabu, 29 April 2026.

Selain data keberangkatan, PPIH juga mencatat adanya jemaah yang mengalami kendala kesehatan saat tiba di asrama.

Berdasarkan data terbaru, terdapat 11 jemaah yang sedang menjalani perawatan medis, dengan rincian empat orang dirujuk ke Rumah Sakit Moewardi Solo dan tujuh orang lainnya diobservasi di Poliklinik Embarkasi.

Pasien yang dirujuk memerlukan penanganan lebih intensif sebelum diputuskan layak terbangnya.

Pihak Humas menegaskan jemaah yang sedang sakit tidak serta merta batal berangkat, melainkan akan dilakukan penundaan hingga kondisi fisik memungkinkan.

PPIH terus memantau perkembangan kesehatan jemaah setiap saat berkoordinasi dengan tim medis. Jika dinyatakan sudah sehat, mereka akan diikutsertakan dalam kloter keberangkatan berikutnya yang masih memiliki kursi tersedia.

"Kita lihat dari perkembangan di sini karena kemarin ada beberapa jemaah yang sudah sehat dan rencana mau diterbangkan di kloter berikutnya. Dari pihak kesehatan nanti mengabarkan kondisi terkininya sebelum jemaah itu terbang dan melihat dari posisi kloter-kloter di depannya," kata David.

Operasional pemberangkatan di Embarkasi Solo diprediksi akan terus berjalan sesuai jadwal meski terdapat dinamika pada kondisi kesehatan jemaah.

Sinergi antara tim humas, kesehatan, dan perbekalan menjadi kunci kelancaran layanan bagi ribuan jemaah asal Jawa Tengah ini. PPIH mengimbau keluarga jemaah untuk terus memantau informasi resmi melalui kanal yang disediakan pemerintah. (Dania/MI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....