Persiapan Haji Wonogiri Rampung
- 17 Apr 2026 04:15 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Wonogiri - Kesiapan penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Wonogiri dipastikan telah mencapai tahap akhir. Seluruh aspek administratif hingga kesiapan jamaah disebut telah rampung, sehingga kini hanya menunggu jadwal masuk asrama embarkasi dan keberangkatan.
PLT Kepala Kementerian Haji Kabupaten Wonogiri, Fauzi Rokhman Jauhari, mengatakan bahwa seluruh tahapan persiapan telah dilalui tanpa kendala berarti. "Kita secara prinsip semuanya sudah ready baik secara administratif, dokumen, kesiapan jamaah semuanya sudah siap," ujarnya, Kamis 16 April 2026.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya hanya menunggu jadwal resmi keberangkatan jamaah. "Kita tinggal nunggu jadwal masuk asrama embarkasi dan jadwal penerbangan. Artinya semua tahapan-tahapan persiapan sudah ready semua baik administratif maupun sarpras," katanya.
Untuk kesiapan sarana dan prasarana, Fauzi menyebut masih menunggu distribusi koper yang disesuaikan dengan urutan kelompok terbang (kloter). "Sarpras tinggal menunggu koper. Koper untuk jamaah haji memang pendistribusiannya menunggu urut kloter ya," ucapnya.
Diketahui, jamaah haji asal Wonogiri tergabung dalam kloter 54 dan 55, yang dijadwalkan masuk asrama embarkasi pada Sabtu 9 Mei 2026. "Kita karena kloternya Wonogiri lima empat dan lima lima yang dijadwalkan masuk embarkasi itu tanggal 9 Mei jadi masih ada waktu untuk persiapan yang lain," ujarnya.
Dari sisi jumlah, total jamaah haji Wonogiri tahun ini mencapai 298 orang. Di antaranya, sekitar 40 orang merupakan jamaah lanjut usia (lansia). "Lansia mungkin sekitar empat puluhan orang ya," katanya.
Meski demikian, tidak seluruh jamaah lansia membutuhkan pendampingan khusus. Fauzi menjelaskan, kebutuhan pendampingan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan. "Yang pendampingan yang dianggap resiko tinggi berdasarkan tes kesehatan, istikah kesehatan kan ada yang perlu pendampingan," ucapnya.
Sementara itu, terdapat dua calon jamaah yang berpotensi tertunda keberangkatannya karena alasan kesehatan dan kondisi hamil. Namun, salah satu di antaranya masih berpeluang diberangkatkan. "Sementara ada dua. Dua karena hamil dan karena kesehatan. Tapi yang hamil itu ada info terakhir keguguran. Jadi nanti kami pastikan lagi kalau bisa dikejar apa visanya ya nanti mungkin diberangkatkan," ujarnya.
Ia menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan tim kesehatan untuk memastikan kelayakan keberangkatan jamaah. "Kalau yang alasan kesehatan kami masih, masih koordinasi terus dengan tim kesehatan karena syaratnya kan harus istikah kesehatan ya," katanya. (Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....