Jemaah Haji Karanganyar Lolos Tes Kesehatan, Siap Berangkat Mei 2026
- 09 Apr 2026 13:58 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Karanganyar memastikan 588 calon jemaah haji asal Bumi Intanpari telah menyelesaikan seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi. Proses ini menjadi syarat mutlak untuk menentukan kelaikan jemaah sebelum diberangkatkan menuju tanah suci pada Mei 2026 mendatang.
Kepala Kantor Kemenhaj Karanganyar, Sofyan Hadi, menegaskan seluruh jemaah yang masuk dalam kuota pemberangkatan tahun ini dinyatakan lolos tes kesehatan atau Istithaah. Saat ini para jemaah hanya tinggal menunggu jadwal keberangkatan karena seluruh proses administrasi termasuk visa sudah dinyatakan rampung.
“Masalah istitoah kesehatan ini sudah lewat dan jemaah sekarang tinggal berangkat saja. Kemarin hasilnya lulus semua dan jemaah sudah di tahap terakhir setelah vaksinasi selesai dilakukan,” ujar Sofyan Hadi saat dikonfirmasi RRI, Kamis 9 April 2026.
Sofyan menjelaskan vaksinasi meningitis dan polio telah dilaksanakan secara terjadwal di masing-masing Puskesmas sejak 28 Maret hingga 7 April 2024. Pihaknya memastikan tidak ada kendala berarti dalam proses persiapan teknis maupun administratif menjelang pemberangkatan jemaah.
“Alhamdulillah semua jemaah Karanganyar visanya sudah keluar semua termasuk untuk para petugas pendamping. Jadi sekali lagi saya sampaikan jemaah kita sudah siap berangkat dan tinggal menunggu keputusan pemerintah saja,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Dwi Rusharyati, menyatakan bahwa rangkaian pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh mulai dari fisik hingga laboratorium. Hal ini dilakukan untuk menjamin fisik jemaah tetap prima selama menjalankan ibadah haji di tengah perbedaan cuaca yang ekstrem.
“Pemeriksaan kesehatan haji ini mencakup tes kebugaran serta pemeriksaan penunjang seperti laboratorium dan ronsen bagi seluruh calon jemaah. Istitoah menjadi kesimpulan akhir tim dokter untuk menetapkan apakah jemaah tersebut layak diberangkatkan secara fisik,” ucap Dwi Rusharyati.
Dwi menambahkan bahwa selain pemeriksaan medis, para jemaah juga telah mendapatkan edukasi terkait pola hidup sehat selama di tanah suci. Tim kesehatan di tiap kecamatan terus memantau kondisi jemaah terutama mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu agar tetap terkendali.
“Edukasi kami berikan agar penyakit penyerta seperti diabetes atau darah tinggi bisa terkendali dengan menjaga pola makan dan aktivitas fisik. Kami ingin menyiapkan fisik jemaah sejak dari daerah agar saat di Mekkah nanti mereka bisa beribadah secara maksimal,” katanya.
Adapun, berdasarkan jadwal yang disusun Kemenhaj Karanganyar, acara pamitan haji tingkat kabupaten akan diselenggarakan pada 5 Mei 2026. Pemberangkatan kloter utama asal Karanganyar direncanakan mulai bergerak pada 9 Mei 2026 melalui Embarkasi Solo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....