Sebanyak 54 Persen Jemaah Haji Debarkasi Solo Kembali ke-Tanah Air

  • 27 Jun 2025 19:22 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Boyolali: Pemulangan jemaah haji Debarkasi Solo sudah memasuki gelombang dua. Artinya lebih dari separo jumlah jemaah haji yang diberangkatkan telah kembali ke daerah asal.

Pemulangan jemaah haji gelombang dua diawali dengan kedatangan kloter 50 asal Kabupaten Kudus dan Pati di bandara Adi Soemarmo Solo, Kamis (27/6/2025) pukul 23.15 WIB. Kemudian disusul kloter 51 dan 52 dari Kabupaten Pati Jum'at (27/6) pukul 7.45 dan 22.45 WIB.

Pada gelombang kedua ini pemulangan jemaah haji dari Madinah. Para tamu Allah yang sebelumnya melaksanakan kegiatan di Madinah setelah puncak haji di Makkah kini perlahan mulai persiapan meninggalkan tanah suci kembali ke tanah air.

"Pemulangan jemaah gelombang dua itu melalui bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz. Ini perlahan semua jema'ah meninggalkan Makkah menuju Madinah," ucap Pejabat Humas PPIH Debarkasi Solo Gentur Rachma Indriadi di Asrama Haji Donohudan, Jumat.

Gentur mengatakan jemaah haji yang sudah tiba di Tanah Air kini sudah 51 kloter atau 18.317 dari 34.047 atau 54 persen jemaah dari Provinsi Jawa Tengah dan Daerah istimewa Yogyakarta.

"Alhamdulillah selama pemulangan jemaah haji gelombang pertama berlangsung lancar, jam kedatangan lebih tepat waktu dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ucap dia.

Gentur menyebut meskipun pemulangan jemaah haji sudah dimulai dari Madinah namun masih ada para tamu Allah yang tertinggal di Makkah. Terutama yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Untuk jemah yang memang sakit di Arab Saudi kalau untuk yang kloter-kloter memang sudah kembali ini tetap dirawat di sana dan kita pantau terus dari tim kesehatan di PPIH Embarkasi dengan PPIH di Arab Saudi. Kita berharap jemaah tersebut segera membaik sehat dan boleh dapat kembali ke tanah air dengan kloter kloter selanjutnya," ujar Gentur.

Terkait jemaah sakit di Tanah Suci Gentur mengatakan kebanyakan jantung, pernapasan pneumonia atau sesak napas itu masih banyak. Kondisi kesehatan jemaah ini terus dipantau sampai dengan akhir pemulangan jemaah haji Indonesia. Apabila masih ada yang dirawat maka akan dikoordinasikan dengan Konjen Arab Saudi.

"Dan pada saat sampai dengan akhir masa pemulangan kloter 95 nanti kalau masih ada kita akan koordinasi dengan Konjen di Arab Saudi untuk memantau jemaah tersebut."

Sementara itu untuk jemaah haji wafat hingga kini tercatat 46 jemaah. Lantas Jemaah haji sakit di Tanah Suci 93 jemaah. sampai dengan kloter 50 ada 12 jemaah yg tertinggal dari jadwal kepulangan kloternya karena menjalani perawatan di RSAS.

"Jemaah haji sakit di Embarkasi empat jemaah, satu dirawat di RSUD Boyolali, dua dirawat di RSUP Surakarta dan satu dirawat di RSUD. Dr. Moewardi Surakarta." MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....