Wapres Gibran Tinjau Makkah Route Bandara Adi Soemarmo

  • 24 Mei 2025 02:16 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau Fast Track Makkah Route Bandara Adi Soemarmo, Solo pada Jumat (23/5/2025).

Kedatangan Gibran didampingi Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi dan Wali Kota Solo, Respati Ardi. Dalam tinjauannya, mantan Wali Kota Solo ini menginginkan penambahan runway agar bisa menjadi bandara Internasional.

Hal tersebut disampaikan langsung General Manager (GM) Bandara Adi Soemarmo, Erick Rofiq Nurdin saat ditemui rri.co.id setelah mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melihat proses Fast Track Makkah Route.

"Tadi pak Wapres menanyakan kendala di sini, untuk di bandara sendiri tidak ada kendala namun kami ada keterbatasan di runway. Memang runway kita 2600 atau 2500 kita gunakan dan beliau bilang kemungkinan akan diperpanjang," kata Erick Rofiq Nurdin.

Ditambahkan Erick Rofiq bahwa memang sebelumnya sudah pernah ada rencana perpanjangan runway pada 2019, namun terhenti karena adanya kasus Covid-19 yang cukup melumpuhkan pembangunan di Indonesia.

"Dulu ditahun 2019 sudah ada rencana perpanjangan namun dihentikan karena covid-19. Mudah-mudahan bisa terwadahi, sehingga pemberangkatan haji dari Solo bisa langsung direct ke Makkah," katanya menambahkan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi membenarkan keinginan Gibran Rakabuming Raka untuk memperpanjang runway Bandara Adi Soemarmo Solo.

"Hasil pengecekan saya dengan pak Wapres semuanya untuk wilayah Jateng terkendali dan lancar ke depan untuk embarkasi khususnya Solo dalam hal ini Donohudan, akan menjadi bandara Internasional khusus haji sehingga kita perlu penambahan runway kalau sebelumnya 2600 kita perpanjang jadi 3000," ucap Ahmad Luthfi.

Lebih lanjut, selain ingin memperpanjang runway Bandara Adi Soemarmo Solo, Ahmad Luthfi juga ingin memperbaiki fasilitas yang ada di embarkasi Donohudan. Hal tersebut demi melaraskan niatnya menjadikan Bandara Adi Soemarmo berstatus Internasional khusus haji.

"Kemudian fasilitas di donohudan akan kita kembangkan lagi tentu kita harus koordinasi dengan Kementerian terkait, terutama Menteri Perhubungan dan Kementerian Agama," ucapnya menambahkan.

Selama ini Bandara Adi Soemarmo sudah memberangkatkan 73 kelompok terbang (kloter), atau sekitar 26 ribu jemaah dari total 95 kloter atau 34524 jemaah haji yang berangkat dari embarkasi Donohudan. (JK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....