'Sragen Mekar' Dongkrak Indeks Profesionalisme ASN
- 23 Jul 2025 15:43 WIB
- Surakarta
KBRN,Sragen: Indeks Profesionalitas ASN (IP ASN) Pemerintah Kabupaten Sragen masuk kategori sangat rendah. Pada tahun 2022 yang hanya mencapai angka 45,47.
Kondisi tersebut memicu Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Pemkab Sragen menunjukkan komitmen nyata dalam membangun birokrasi yang profesional dan adaptif melalui program inovatif Sragen Merdeka Belajar (SRAGEN MEKAR). Inisiatif ini telah diterapkan sejak 2023 sebagai respons atas rendahnya IP ASN Sragen.
"Dengan inovasi ini, Pemkab Sragen berhasil meningkatkan IP ASN menjadi 71,25 pada tahun 2023 atau masuk kategori sedang," ujar Kepala BKPSDM Sragen Kurniawan Sukowati, Rabu (23/7/2025).
Program Sragen Merdeka Belajar dirancang sebagai sistem pengembangan kompetensi ASN yang bersifat fleksibel, mandiri, dan sesuai kebutuhan masing-masing pegawai berdasarkan tugas pokok dan fungsi mereka. Inovasi ini memberikan ruang kebebasan bagi ASN untuk memilih pelatihan dan pendidikan yang relevan.
"Pelatihan baik secara daring maupun luring, dengan tetap difasilitasi oleh BKPSDM Kabupaten Sragen," ujar Kurniawan.

Aparatur Sipil Negara ASN Kabupaten Sragen mengikuti bimbingan teknis untuk peningkatan IP ASN. (Ilustrasi Foto: BKPSDM Sragen)
Kebijakan ini juga didorong oleh pemanfaatan berbagai platform pelatihan yang telah tersedia secara nasional maupun lokal.
“Peningkatan profesionalisme ASN adalah kunci utama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan responsif. Dengan Sragen Merdeka Belajar, ASN kami tidak hanya dituntut berkembang, tapi juga diberi kebebasan dan dukungan nyata untuk belajar sepanjang hayat,” ujar Kurniawan Sukowati.
SRAGEN MEKAR lanjut Kurniawan, menjadi terobosan strategis dalam menekan stagnasi kompetensi di birokrasi. Melalui pendekatan pelatihan mandiri dan berbasis minat, ASN kini lebih proaktif meningkatkan kapabilitasnya.
'Inovasi ini dinilai mampu menjadi model pengembangan SDM ASN berbasis kemandirian belajar yang bisa direplikasi di daerah lain," ucapnya lebih lanjut.
Dengan pelaksanaan yang konsisten dan dukungan teknologi yang tepat, Sragen Merdeka Belajar bukan hanya sekadar program pelatihan, tetapi menjadi budaya baru dalam birokrasi Sragen dimana setiap ASN bertanggung jawab terhadap kualitas dirinya sendiri dan pelayanan publik yang diembannya. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....