Jokowi Sangat Kaget Rumah RK Digeledah KPK, Dugaan Korupsi BJB
- 12 Mar 2025 09:58 WIB
- Surakarta
KBRN,Surakarta: Penggeledahan rumah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat kaget Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Jokowi pun meminta agar semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.
Dijumpai di kediaman Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo Selasa (11/3/2025) Jokowi mengaku kaget, atas pemberitaan tersebut. "Ya sangat kaget," ucap Jokowi kepada awak media, Selasa.
Penggeledahan penyidik KPK itu untuk mencari bukti terkait kasus dugaan korupsi dana iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).
Jokowi lantas meminta agar semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. "Ya semua proses hukum harus kita hormati," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Jokowi kemudian berpesan untuk mengambil pelajaran dari kasus-kasus korupsi yang belakangan dibongkar. "Saya kira semuanya bisa belajar dari semua kasus hukum yang ada," ujarnya.
Sebagai informasi Jokowi dan Ridwan Kamil dua politikus yang sangat akrab. Bahkan saat Jokowi menjabat sebagai Presiden ke-7, Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat.
Lantas saat Pemilihan Presiden 2024 lalu keduanya mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hubungan berlanjut sampai di Pilkada Serentak 2024.
Saat Ridwan Kamis maju sebagai calon gubernur Jakarta, Jokowi mendukung penuh, bahkan sempat bolak-balik Solo-Jakarta untuk mengkampanyekan RK. RK juga sempat berkunjung ke Solo seperti Calon Kepala Daerah lainya untuk sowan Jokowi.
Namun demikian, Jokowi mengaku tidak mengetahui keterlibatan RK dalam kasus dugaan korupsi di Bank BJB. "Ya saya kan enggak tahu," ujarnya.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah RK di Kota Bandung terkait dugaan kasus korupsi Bank BJB pada Senin (10/3) lalu. Penggeledahan tersebut guna mencari bukti terkait kasus dugaan korupsi dana iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).
Ridwan Kamil melalui pernyataan resminya membenarkan tim KPK mendatangi kediamannya. "Bahwa benar kami didatangi oleh tim KPK terkait perkara di BJB," katanya, Senin (10/3).
RK mengaku sebagai warga negara yang baik dia akan sangat kooperatif dan sepenuhnya mendukung/ membantu tim KPK secara professional. Namun pihaknya belum memberikan keterangan detail dan meminta media mengkonfirmasi KPK. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....