Bupati Sigit Akui Bangun Rumah di Mondokan, Tapi Bukan Hadiah

  • 05 Mar 2025 17:57 WIB
  •  Surakarta

KBRN,Sragen: Bupati Sragen Sigit Pamungkas akhirnya buka suara perihal kabar menerima hadiah rumah di Kecamatan Mondokan. Sigit mengakui perihal rencana kepemilikan rumah di Desa Tempelrejo, Kecamatan Mondokan.

Namun pihaknya menilai kabar yang beredar di masyarakat berlebihan. Sigit mengaku membeli rumah tersebut sebagai bentuk janji kepada warga Sragen.

”Nulisnya berlebihan. Saya memang punya janji ke konstituen untuk membangun rumah ketika kampanye di lor (utara) bengawan. Karena sudah menang maka janji itu harus saya realisasikan,” ujarnya Rabu (5/3/2025).

Sigit menerangkan rumah itu bagian menunaikan janji politiknya. Nantinya masyarakat bisa datang ke rumah tersebut.

"Konsepnya untuk rumah rakyat atau rumah aspirasi. Nanti yang membiayai (operasional) kita, masak nggak mampu?. Jangan mentang-mentang saya dari keluarga miskin dan kita beli tanah di persoalkan, bisa bangun rumah dipersoalkan karena dianggap tidak mampu gitu lho,” ucap dia menjelaskan.

Menurut Sigit kabar yang beredar seolah-olah sosok Sigit Pamungkas tidak mampu dan suatu hal yang anomali ketika bisa membeli tanah.

Seolah-olah pak Sigit nggak mampu, kalau bangun pendopo seolah olah pak Sigit gak bisa itu karena dari keluarga miskin. Mbok jangan nyepelekne. Orang biasa bisa beli rumah juga,” ucapnya.

Dalam proses itu pihaknya mencari tempat lokasi yang tepat. Ada sejumlah opsi seperti di Sumberlawang, Gesi dan terakhir di Mondokan.

Lahan di Sumberlawang terlalu luas dan tidak strategis. Akhirnya dirinya memilih lahan yang ada di Mondokan.

”Akhirnya saya minta bantuan teman untuk mengantar ke tempat tempat itu. Paling cocok di Mondokan, jadi tanah itu di beli akad jual beli minta bantuan teman gitu jual beli, ya itu kita biayai semua,” ujar Sigit.

Menurutnya, rumah itu nantinya bakal jadi bagian dari rumah aspirasi rakyat. Tanah di Desa Tempelrejo itu dibeli dengan harga sekitar Rp 300 jutaan.

"Itu 1000 an meter (luasnya). Bangunan nanti Joglo untuk rumah rakyat. Jadi kalau disebutkan pemberian dengan nilai Rp 5 miliar itu omong kosong,” ujar dia.

Lantas saat ditanya bakal ditinggali nantinya setelah lepas menjabat, Sigit masih belum tahu. Pihaknya menyampaikan soal rumah di Sragen saat ini dirinya memang tidak punya. Karena rumah orang tuanya di Mojorejo sudah diwariskan kepada kakaknya. Dia sendiri saat ini memiliki rumah di Jogja.

"Itu rumah kakak, saya bagian mbangun kan saja, jadi rumah orang tua terus dibagi-bagi. Kalua di Sragen memang saya tidak punya, lha ini mau bangun di Mondokan yang nantinya untuk rumah rakyat. (Ditinggali saat pensiun?) Kita lihat nanti," katanya.

Sebelumnya, mencuat kabar Bupati Sragen Sigit Pamungkas dikabarkan menerima hadiah rumah di Kecamatan Mondokan. Kabar tersebut sudah tersebar di media sosial, termasuk akun media sosial pendukungnya.

Informasi yang dihimpun, tim sukses Sigit Pamungkas membangunkan rumah tempat tinggal dan joglo di Dukuh Bringinan Rt.18, Desa Tempelrejo, Kecamatan Mondokan. Anggaran pembangunan rumah tersebut ditaksir mencapai Rp.5 miliar.

Kepala Desa Tempelrejo, Agung Dwi Harjanto, tidak menampik perihal kabar bahwa Bupati membangun rumah di wilayah Desa Tempelrejo. ”Benar informasinya seperti itu, kalau lokasinya seberang jalan. Saya dapat informasi dari warga,” ujar dia Selasa (4/3/2025). MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....