Polres Boyolali amankan 5 orang pelaku penipuan dengan Iming-iming Garap 44 KDKMP
- 20 Mei 2026 07:45 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Boyolali - Sindikat penipuan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) dibekuk Polres Boyolali. Polisi menetapkan 5 orang tersangka dalam kasus yang merugikan korban hingga Rp 1,2 miliar. Masing-masing berinisial WW, APP, JA, RAJ dan HW alias Prabu.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengungkapkan korban berinisial S melapor kasus ini pada Maret 2026.
Kasus ini bermula saat korban berinisial S bertemu dengan tersangka WW dan APP di sebuah rumah makan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Desember 2025 lalu.
Dalam pertemuan itu, korban dikenalkan oleh seorang temannya kepada kedua tersangka yang menawarkan proyek pembangunan KDKMP di wilayah Kabupaten Boyolali.
Korban yang memiliki perusahaan bergerak di bidang kontraktor kemudian dijanjikan mendapat 44 titik proyek pembangunan KDKMP.
" Para pelaku meminta sejumlah uang untuk memperlancar untuk mendapatkan proyek tersebut,"ungkap Kapolres saat konferensi pers di Mapolres Boyolali, Selasa 19 Mei 2026 dalam jumpa persnya.
Korban pun memberikan sejumlah uang itu dalam beberapa transaksi. Total uang yang diserahkan korban sebesar Rp 1,2 M.
Meski telah menyerahkan uang dalam jumlah besar, proyek pembangunan KDKMP yang dijanjikan tidak kunjung ada realisasinya.
Kasat Reskrim, AKP Indra Wira Saputra menambahkan awalnya korban dijanjikan dapat mulai mengerjakan proyek KDKMP ini pada awal Januari 2026.
" Namun sampai bulan Februari belum ada kabar," ujar Wira.
Merasa menjadi korban penipuan, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Boyolali.
Total Rp 1,2 m itu diserahkan korban secara bertahap.
Ada yang diserahkan dalam bentuk cash maupun transfer.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 492 KUHP tentang penipuan dan atau Pasal 486 KUHP tentang penggelapan.
Ancaman hukuman dalam perkara tersebut berupa pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda sesuai ketentuan yang berlaku. (Kisno/Rill)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....