Sunroof Bocor saat Hujan Bisa Pecah jika Kacanya Kotor?

  • 18 Sep 2026 13:19 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Sunroof menjadi salah satu fitur yang membuat kabin mobil terasa lebih premium dan menarik. Namun, komponen ini juga membutuhkan perhatian ekstra, terutama ketika mulai muncul kebocoran saat hujan. Ada anggapan bahwa air hujan yang masuk melalui sunroof dan dibiarkan bersama permukaan kaca yang kotor dapat membuat kaca pecah. Lantas, apakah anggapan tersebut benar atau hanya mitos?

Pada dasarnya, kaca sunroof tidak akan langsung pecah hanya karena permukaannya kotor ketika terjadi kebocoran. Kotoran seperti debu, lumpur, atau sisa air hujan memang dapat menempel di kaca, tetapi tidak menyebabkan tekanan yang cukup untuk membuat kaca pecah. Penyebab utama kaca sunroof pecah biasanya lebih berkaitan dengan benturan benda keras, perubahan temperatur ekstrem, kerusakan atau keretakan sebelumnya, maupun masalah pada struktur kaca dan mekanisme sunroof.

Kondisi yang perlu lebih diwaspadai justru bukan kaca yang kotor, melainkan kebocoran yang tidak segera ditangani. Air yang terus masuk dapat membasahi plafon, trim, karpet, hingga komponen kelistrikan di sekitar kabin. Selain menimbulkan bau lembab dan potensi jamur, air juga dapat mempercepat korosi pada beberapa komponen. Karena itu, ketika sunroof mulai bocor, sebaiknya pemilik mobil segera mencari sumber masalahnya.

Kaca sunroof sendiri umumnya dirancang untuk menghadapi kondisi penggunaan normal, termasuk paparan panas dan hujan. Namun, bukan berarti kaca tersebut kebal terhadap kerusakan. Apabila sebelumnya sudah terdapat retakan kecil, bekas benturan, atau cacat pada kaca, perubahan temperatur yang cukup ekstrem dapat meningkatkan risiko kerusakan. Dalam kondisi tertentu, retakan tersebut dapat berkembang dan menyebabkan kaca pecah.

Selain kaca, bagian lain yang perlu diperiksa adalah seal atau karet sunroof. Karet yang sudah getas, berubah bentuk, atau tidak lagi menempel dengan baik dapat menjadi salah satu sumber kebocoran. Jalur drainase juga harus dipastikan tidak tersumbat. Membersihkan kaca memang penting, tetapi jangan sampai hanya bagian kacanya yang diperhatikan sementara seal, rel, dan saluran pembuangan air justru diabaikan.

Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia berpendapat kebocoran pada sunroof itu sebagian besar terjadi disebabkan oleh karet seal atau sealantnya. Kaca sunroof memiliki material yang sangat kokoh dan hampir tidak mungkin pecah bahkan ketika mobil mengalami tabrakan atau kecelakaan. Biasanya sunroof pecah itu disebabkan oleh ada yang memukul dengan benda keras, menginjak kaca sunroof, atau tertimpa benda yang keras.

Jadi, kesimpulannya, sunroof yang bocor ketika hujan tidak akan pecah hanya karena permukaan kacanya tidak dibersihkan. Kotoran memang dapat mengganggu aliran air dan meningkatkan risiko saluran drainase tersumbat, tetapi bukan merupakan penyebab langsung kaca pecah. Jika sunroof mulai bocor, lakukan pemeriksaan pada seal, drainase, mekanisme, serta kondisi kaca. Perawatan sederhana secara rutin justru dapat membantu menjaga sunroof tetap berfungsi dengan baik dan mencegah kerusakan yang lebih mahal.

(Ihsan Ramadhana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....