Kartun Masa Kecil Mulai Hilang, kemana Perginya?
- 14 Sep 2026 13:50 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Bagi banyak anak Indonesia, menonton kartun di televisi pernah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Doraemon, Naruto, SpongeBob SquarePants, Hamtaro, hingga Avatar menjadi tontonan yang menemani masa kecil dan sering menjadi bahan obrolan bersama teman.
Namun, kebiasaan tersebut perlahan mengalami perubahan seiring berkembangnya teknologi digital. Jika dahulu anak-anak harus menunggu jadwal tayang di televisi, sekarang mereka dapat memilih berbagai tontonan melalui YouTube, layanan streaming, dan platform digital lainnya.
| Baca juga: Rahasia Norwegia Mencetak Atlet Hebat |
Perubahan kebiasaan menonton ini terlihat dari tingginya minat masyarakat terhadap video online. Dilansir dari Katadata pada 2024, berdasarkan survei APJII, sebanyak 76,31 persen pengguna internet di Indonesia sering mengakses hiburan berupa video online. Survei tersebut melibatkan 8.720 responden dari 38 provinsi dan dilakukan pada Desember 2023 hingga Januari 2024.
Kondisi tersebut membuat pengalaman menonton generasi sekarang berbeda dengan generasi sebelumnya. Mereka tidak lagi harus menunggu waktu tertentu untuk menyaksikan tayangan favorit karena berbagai konten dapat diakses kapan saja melalui perangkat seperti ponsel, tablet, maupun komputer.
Meski begitu, bukan berarti tayangan animasi benar-benar menghilang. Dikutip dari akun instagram.com , animasi lokal Waka Kibo Kids karya siswa SMK Raden Umar Said Kudus mulai ditayangkan di MentariTV dan juga dapat disaksikan melalui Vidio serta YouTube. Kehadiran animasi tersebut menunjukkan bahwa tontonan anak masih terus diproduksi dan mengikuti perkembangan media.
Perubahan ini sebenarnya lebih tepat disebut sebagai pergeseran budaya menonton, bukan hilangnya kartun. Karakter seperti Doraemon, Naruto, dan SpongeBob tetap dikenal, tetapi cara generasi sekarang menikmati hiburan sudah berbeda karena pilihan platform yang semakin banyak.
Pada akhirnya, kartun-kartun tersebut tetap memiliki tempat khusus bagi orang-orang yang tumbuh bersama tayangan itu. Meskipun anak-anak sekarang mungkin tidak mengalami kebiasaan menunggu kartun favorit di depan televisi seperti generasi sebelumnya, kenangan tersebut tetap menjadi bagian dari masa kecil dan budaya populer di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....