Mengenal Trail Running, saat Olahraga Bertemu Petualangan Alam

  • 14 Sep 2026 04:01 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Saat ini semakin banyak individu yang sadar akan kesehatan dan mulai menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Olahraga tersebut tidak hanya dilakukan di area perkotaan atau tempat kebugaran, kini olahraga di alam terbuka mulai dilirik berbagai kalangan.

Salah satu cabang olahraga yang akhir-akhir ini mulai digemari dan sedang naik daun yaitu trail run. Berbagai event trail running telah digelar di sejumlah daerah, dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi untuk turut berpartisipasi.

Melansir dari eigeradventure, Trail run adalah adalah olahraga lari yang dilakukan di hutan, sabana, gunung, atau bukit. Hal ini menjadikan trail run berbeda dengan jenis lari lainnya yang sering kali dilakukan di jalan raya atau trotoar.

Pada umumnya trail run adalah olahraga yang dilakukan tanpa memerhatikan jarak yang tetap, dikarenakan seorang pelari akan berlari melewati trek suatu medan hingga selesai. Meski demikian, banyak penyelenggara event trail run mengadakan jarak yang cukup ekstrem, seperti diatas 50 km atau sering dikategorikan ultra trail.

Sebagai contoh, beberapa event trail run di Indonesia yang yang menyediakan kategori ultra trail yaitu Mantra116, Siksorogo Lawu ultra, Rinjani100, Merbabu Sky Race, dan masih banyak lagi.

Dikutip dari berbagai sumber, Karakter medan yang akan dihadapi oleh para pelari trail run sangat bervariasi, seperti Tanah berbatu, akar pohon, lumpur, serta jika beruntung akan melewati sungai.

Karakter medan yang dilalui yang akan dihadapi pelari trail running sangat beragam, mulai dari jalur berbatu, akar pepohonan, hingga lintasan berlumpur. Pada rute tertentu, pelari juga dapat menghadapi tantangan berupa menyeberangi sungai.

Tidak hanya itu, Hal lain yang cukup penting dalam aktivitas trail run adalah perlengkapan, yang meliputi sepatu dengan grip kuat, pakaian ringan dan cepat kering, perlindungan tubuh, serta hydration pack untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan selama berlari. Untuk medan dengan kondisi minim cahaya, pelari juga sebaiknya membawa headlamp dan perangkat GPS agar dapat menerangi jalur serta membantu menentukan arah. (Husni Abrar/Magang)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....