Reels: Hiburan Singkat, Dampak pada Konsentrasi
- 27 Agt 2026 19:57 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Di dunia yang serba cepat, masyarakat cenderung ingin menyelesaikan berbagai aktivitas secara instan, termasuk dalam menikmati hiburan. Meningkatnya popularitas reels atau video berdurasi pendek pun membuat konten panjang semakin sulit menarik perhatian, terutama bagi Generasi Z dan generasi setelahnya.
TikTok menjadi salah satu platform yang mendominasi perhatian pengguna melalui video singkat yang terus muncul sesuai minat penggunanya. Fenomena tersebut kemudian diikuti platform lain, seperti Instagram Reels dan YouTube Shorts, yang menawarkan pengalaman konsumsi konten serupa.
Fenomena reels bukan sekadar tren sementara, melainkan menunjukkan adanya perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi dan hiburan. Konten berdurasi pendek kini menjadi salah satu pilihan utama untuk mengisi waktu, meskipun sering kali pengguna menggulir tanpa benar-benar berfokus pada informasi yang dikonsumsi.
Penyebaran reels berlangsung cepat karena format video pendek kini tersedia hampir di semua platform media sosial. Selain itu, durasi yang singkat dan penyajian yang menarik memungkinkan pengguna memahami inti informasi tanpa harus menyaksikan keseluruhan konten.
Ketika seseorang terus-menerus menggulir reels, otak dapat memperoleh rangsangan kesenangan yang berkaitan dengan pelepasan dopamin. Kondisi tersebut dapat membentuk siklus penggunaan berulang karena pengguna terus mencari kepuasan instan dari video berikutnya.
Kebiasaan berpindah dari satu video ke video lain secara cepat berpotensi memengaruhi kemampuan seseorang dalam mempertahankan perhatian dalam waktu yang lebih lama. Akibatnya, aktivitas yang membutuhkan konsentrasi dan usaha mental, seperti membaca, belajar, atau berpikir mendalam, dapat terasa semakin berat dan kurang menarik.
Sejumlah penelitian juga mulai menyoroti kemungkinan munculnya kecanduan perilaku akibat konsumsi video berdurasi pendek secara berlebihan. Salah satu penelitian yang diterbitkan dalam jurnal NeuroImage menunjukkan adanya hubungan antara kecanduan platform video pendek dengan kecenderungan mengambil keputusan secara impulsif serta rendahnya kepekaan terhadap risiko.
Pada akhirnya, reels tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mencerminkan perubahan besar dalam perilaku masyarakat modern. Meskipun menawarkan informasi dan hiburan secara cepat, penggunaan reels secara berlebihan perlu dikendalikan agar tidak mengganggu kemampuan berkonsentrasi, berpikir mendalam, dan mengambil keputusan secara rasional. (Keyza)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....