Mengetahui Asal-usul Penyebutan Soccer dan Football

  • 27 Apr 2026 13:40 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Perbedaan penyebutan “soccer” dan “football” sering menimbulkan kebingungan, terutama bagi penggemar olahraga di berbagai belahan dunia. Meski merujuk pada permainan yang sama, istilah yang digunakan berbeda tergantung pada latar belakang sejarah, budaya, dan perkembangan bahasa di masing-masing negara.

Menurut sejumlah media internasional seperti BBC dan History.com, istilah “soccer” sebenarnya berasal dari Inggris pada akhir abad ke-19. Kata tersebut merupakan singkatan dari “association football,” yang kemudian diplesetkan menjadi “assoc” dan berkembang menjadi “soccer” dalam bahasa gaul mahasiswa Inggris saat itu.

Pada awalnya, Inggris menggunakan berbagai istilah untuk membedakan jenis permainan bola. “Football” digunakan secara umum untuk berbagai bentuk permainan berbasis kaki, termasuk rugby. Untuk membedakan “association football” dari “rugby football,” muncullah istilah “soccer” sebagai bentuk informal yang kemudian menyebar ke negara lain.

Seiring waktu, penggunaan istilah “football” tetap dominan di Inggris dan sebagian besar dunia, terutama di Eropa, Afrika, dan Amerika Selatan. Di wilayah-wilayah ini, “football” merujuk langsung pada olahraga yang diatur oleh FIFA, tanpa perlu pembeda tambahan.

Namun, di negara-negara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Australia, istilah “football” digunakan untuk olahraga lain seperti American football atau Australian rules football. Oleh karena itu, istilah “soccer” tetap dipakai untuk menghindari kebingungan dalam percakapan sehari-hari maupun pemberitaan media.

Perbedaan ini kemudian menjadi bagian dari identitas budaya masing-masing negara. Di Amerika Serikat, misalnya, penggunaan “soccer” sudah mengakar kuat dalam sistem liga, organisasi olahraga, hingga penyiaran media, meskipun pengaruh global perlahan memperkenalkan kembali istilah “football.”

Pada akhirnya, baik “soccer” maupun “football” merujuk pada olahraga yang sama, hanya berbeda dalam konteks penggunaan. Perbedaan ini mencerminkan bagaimana bahasa berkembang mengikuti kebutuhan sosial dan budaya, sekaligus menunjukkan bahwa olahraga global pun tidak lepas dari dinamika lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....