Kenapa Lampu Pop-Up Punah
- 30 Mar 2026 22:42 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Lampu pop-up yang dulu populer kini hampir tidak ditemukan pada mobil modern. Hilangnya desain ini bukan sekadar perubahan tren, melainkan dipengaruhi berbagai faktor penting.
Mengutip akun Instagram @i4.creative, salah satu alasan utama adalah regulasi keselamatan pejalan kaki yang semakin ketat. Aturan di kawasan Uni Eropa menuntut desain depan mobil yang lebih ramah saat terjadi benturan.
Lampu pop-up memiliki struktur mekanis yang keras dan kompleks. Terdapat motor penggerak, engsel, serta komponen logam yang berpotensi memperparah cedera saat kecelakaan.
| Baca juga: Salah Pilih Oli Bisa Bikin Pompa Oli Jebol? |
Ketika dalam posisi terbuka, bentuknya yang tajam dan menonjol dianggap berbahaya. Hal ini membuat desain tersebut sulit memenuhi standar uji tabrak modern.
Selain faktor keselamatan, aspek aerodinamika juga menjadi pertimbangan. Lampu yang terbuka meningkatkan hambatan angin sehingga berdampak pada efisiensi bahan bakar dan emisi.
Kompleksitas mekanisme juga menjadi kelemahan tersendiri. Risiko kerusakan lebih tinggi dan biaya perawatan yang mahal membuat pabrikan berpikir ulang untuk mempertahankannya.
Perkembangan teknologi lampu menjadi faktor penentu lainnya. Kini, lampu LED, matrix, dan proyektor dapat dibuat sangat tipis tanpa perlu mekanisme tambahan.
Kombinasi regulasi, efisiensi, dan inovasi teknologi akhirnya membuat lampu pop-up ditinggalkan. Desain ini pun kini menjadi bagian dari sejarah otomotif yang penuh kenangan.
(Ridho Wicaksono)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....