Tips Simpan Ayam dan Ikan di Kulkas agar Tahan Lama

  • 25 Feb 2026 22:07 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Ayam dan ikan adalah jenis bahan makanan segar yang bisa cepat rusak jika ditangani dengan tidak benar. Agar tetap baik dan aman untuk dimakan, keduanya perlu disimpan dengan cara yang tepat.

Penyimpanan yang tidak sesuai dapat menimbulkan bau tidak sedap dan meningkatkan risiko kesehatan. Suhu kulkas yang tidak tepat juga dapat mempercepat proses pembusukan pada ayam dan ikan yang belum dimasak.

Oleh karena itu, penting untuk memahami cara yang benar dalam menyimpan bahan-bahan tersebut di dalam kulkas. Berdasarkan tips dari akun YouTube @Pawon Ndayu, berikut adalah beberapa cara untuk menyimpan ayam dan ikan agar awet di dalam kulkas:

1. Gunakan wadah khusus dan jangan mencuci ayam sebelum disimpan.

Setelah membeli ayam seperti paha atau dada, simpan dalam wadah kedap udara seperti tinwal atau plastik makanan. Tidak perlu dicuci dulu, karena mencuci ayam mentah bisa menyebarkan bakteri.

2. Bagi ayam ke dalam porsi kecil untuk sekali masak

Misalnya, 1 kg ayam bisa dibagi jadi 10 porsi kecil. Saat mau dimasak, cukup keluarkan satu wadah, cairkan, baru dicuci.

3. Simpan di freezer dan beri label tanggal.

Ayam bisa tahan hingga 9 bulan di freezer, tapi hanya 2 hari di rak kulkas biasa. Beri label jenis potongan dan tanggal simpan agar tidak lupa dan tetap aman dikonsumsi.

4. Cuci ikan hingga bersih sebelum disimpan, terutama bagian perut

Berbeda dengan ayam, ikan harus dicuci terlebih dahulu karena bagian perutnya menyimpan banyak bakteri. Ikan fillet lebih praktis dan mudah dibersihkan.

5. Pastikan ikan sudah kering, simpan dalam wadah tertutup, dan beri tanggal.

Setelah dicuci, keringkan ikan dan simpan dalam wadah atau plastik bersih. Ikan bisa tahan 3–8 bulan di freezer, dan 1–2 hari di rak bawah kulkas.

Dengan penyimpanan yang tepat, ayam dan ikan bisa tetap segar lebih lama tanpa kehilangan kualitas. Pastikan selalu menggunakan wadah bersih, memberi label tanggal, dan memisahkan dari bahan makanan lain. Selain lebih praktis saat memasak, cara ini juga membantu menjaga kebersihan, keamanan, dan menghindari pemborosan. (Deana, SMKN 1 Pedan, Magang RRI/Nuri)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....