Perawatan Rumput Taman agar Tetap Hijau dan Sehat
- 10 Feb 2026 08:51 WIB
- Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Bagi Anda yang suka bertaman berikut ini adalah panduan lengkap perawatan rumput taman agar tetap sehat dan menarik seperti dikutip dari tataindahtaman.com. Yakni penyiraman yang tepat, air merupakan faktor utama dalam pertumbuhan rumput.
Penyiraman sebaiknya dilakukan secara rutin, terutama pada musim kemarau. Waktu terbaik untuk menyiram rumput adalah pagi hari atau sore menjelang malam.
Penyiraman di siang hari sebaiknya dihindari karena air akan cepat menguap dan dapat menyebabkan rumput stres akibat panas. Penyiraman tidak perlu terlalu sering, namun harus cukup untuk membasahi tanah hingga ke akar. Rumput yang disiram terlalu sering justru dapat menyebabkan akar menjadi dangkal dan mudah rusak.
Kemudian pemotongan rumput secara berkala, pemotongan rumput bertujuan menjaga kerapian dan merangsang pertumbuhan rumput baru. Rumput sebaiknya dipotong secara berkala, sekitar satu hingga dua minggu sekali, tergantung kecepatan tumbuhnya.
Jangan memotong rumput terlalu pendek karena dapat melemahkan akar dan membuat rumput mudah mati.Gunakan alat pemotong yang tajam agar hasil potongan rapi dan tidak merusak batang rumput. Pemotongan yang baik akan membuat taman terlihat lebih bersih dan terawat.
Pemupukan untuk nutrisi, seperti tanaman lainnya rumput juga membutuhkan nutrisi untuk tumbuh subur. Pemupukan dapat dilakukan setiap 1–2 bulan sekali menggunakan pupuk khusus rumput yang mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium.
Nitrogen membantu pertumbuhan daun, fosfor memperkuat akar, dan kalium meningkatkan daya tahan rumput terhadap penyakit. Pemupukan sebaiknya dilakukan setelah pemotongan dan diikuti dengan penyiraman agar pupuk dapat terserap dengan baik ke dalam tanah.
Pengendalian gulma dan hama atau tanaman liar dapat mengganggu pertumbuhan rumput karena merebut nutrisi dan air. Oleh karena itu, gulma harus dibersihkan secara rutin, baik dengan cara manual maupun menggunakan herbisida yang aman untuk rumput,” kata Darsono seorang penata taman di Surakara, Sabtu, 8 Februari 2026.
Menurutnya, selain gulma, hama seperti ulat atau serangga tanah juga dapat merusak rumput. Jika ditemukan tanda-tanda serangan hama, segera lakukan penanganan dengan pestisida yang sesuai atau cara alami agar kerusakan tidak semakin parah.
Kemudian yang berikutnya bisa dengan cara aerasi, adalah proses melubangi tanah untuk memperbaiki sirkulasi udara, air, dan nutrisi ke akar rumput. Tanah yang terlalu padat dapat menghambat pertumbuhan rumput.
Aerasi sebaiknya dilakukan beberapa bulan sekali, terutama pada taman yang sering diinjak. Aerasi dapat dilakukan menggunakan alat khusus atau secara sederhana dengan garpu taman.
Setiap jenis rumput memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda. Pastikan jenis rumput yang digunakan sesuai dengan kondisi lingkungan, seperti intensitas sinar matahari, curah hujan, dan jenis tanah. Pemilihan rumput yang tepat akan memudahkan perawatan dan menghasilkan taman yang lebih tahan lama.
Perawatan rumput taman memerlukan perhatian dan konsistensi, namun hasilnya sebanding dengan usaha yang dilakukan. Dengan penyiraman yang tepat, pemotongan rutin, pemupukan teratur, serta pengendalian gulma dan hama, rumput taman akan tumbuh hijau, sehat, dan indah.
Taman yang terawat tidak hanya mempercantik rumah, tetapi juga memberikan suasana yang sejuk dan nyaman bagi penghuni. (Nining Wulandari_LPU)
Sumber:
1. tataindahtaman.com
2. Darsono
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....