Kenari: Dari Tambang Gelap Hingga Kicauan Bahagia

  • 27 Okt 2025 09:35 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Burung kenari dikenal sebagai salah satu jenis burung kicau yang digemari masyarakat. Suaranya yang merdu dan warnanya yang cerah menjadikannya hewan peliharaan ini populer di berbagai negara, bahkan di dunia pertambangan.

Di balik bentuknya yang mungil, kenari ternyata memiliki sejarah panjang yang menarik dan sarat makna. Dikutip dari unggahan Tiktok @katafaktachannel, pada awal abad ke-19, burung kenari pernah memiliki peran penting dalam dunia pertambangan.

Di Inggris, para penambang menggunakan burung ini sebagai alat pendeteksi gas beracun di dalam tambang batu bara. Sebelum adanya teknologi modern, kenari menjadi penyelamat nyawa manusia melalui kepekaannya terhadap udara yang berbahaya.

Burung kecil ini sangat sensitif terhadap gas karbon monoksida yang tidak berbau dan berwarna. Saat kenari mulai menunjukkan tanda stres atau berhenti berkicau, para penambang tahu bahwa udara di sekitar mereka telah tercemar.

Kepekaan alami kenari ini menjadikannya detektor biologis yang andal pada masanya. Selain kisah heroiknya di tambang, kenari juga dikenal karena perilakunya yang unik.

Cahaya menjadi faktor penting dalam kehidupan burung ini, terutama cahaya alami dari matahari. Ketika mendapatkan paparan sinar yang cukup, kenari akan lebih aktif dan gemar berkicau dengan suara yang merdu.

Paparan cahaya tidak hanya berpengaruh pada aktivitas, tetapi juga suasana hati kenari. Dalam pencahayaan yang baik, burung ini tampak lebih ceria, lincah, dan memiliki energi tinggi.

Para peneliti mengaitkan hal ini dengan peningkatan hormon serotonin yang dipicu oleh cahaya alami. Menariknya, kenari lebih suka hidup sendiri dibandingkan dalam kelompok besar.

Saat dipelihara sendirian, kenari justru tampak lebih bahagia dan sering berkicau dengan lantang. Hal ini menunjukkan bahwa kehidupan soliter membantu kenari menjaga kestabilan emosi dan kualitas suaranya.

Dari sejarah panjang di tambang hingga perilaku sehari-harinya, kenari menjadi simbol kepekaan dan keindahan hidup. Burung ini mengajarkan manusia tentang pentingnya keseimbangan antara lingkungan, cahaya, dan ketenangan. Kicauannya bukan sekadar hiburan, tetapi juga warisan sejarah yang penuh nilai kemanusiaan.

(Alfauzy Riski Kurniawan, PBSI UMS, Magang RRI)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....