Turutorial Memotret Teknik Motion Blur Pada Fotografi

  • 18 Okt 2024 13:49 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Teknik Fotografi Motion Blur adalah teknik membuat objek yang bergerak dihasilkan dalam foto menjadi blur/kabur atau bergores. Dalam tehnik ini fotografer dapat menangkap gambar blur akibat gerakan subjek dan gerakan kamera.

Dengan kedua teknik tersebut, yang harus di perhatikan adalah pencahayaan gambar dan menyesuaikan sensitivitas sensor kamera terhadap cahaya ( ISO atau Aperture ) untuk menghindari pencahayaan berlebih pada hasil foto. Ketika membuat gambar bergerak menjadi kabur harus dengan memperlambat Shutter Speed ( pengaturan durasi jeda jendela sensor yang terbuka saat menerima paparan cahaya lalu kembali menutup ) , namun perlu menyesuaikan kecepatan Shutter tergantung seberapa cepat subjek bergerak.

Selanjutnya, saat menangkap subjek yang bergerak cepat seperti pada fotografi aksi atau olahraga, akan tampak blur pada kecepatan shutter yang jauh lebih cepat. Jika subjek bergerak cukup cepat, fotografer dapat menghasilkan blur pada kecepatan shutter 1/60 hingga 1/200.

Selain itu, ketika subjeknya bergerak jauh lebih lambat, seperti aliran air yang bergerak lambat, fotografer memerlukan kecepatan shutter jauh lebih lambat untuk menangkap gerakan supaya dapat menghasilkan gambar blur. Kecepatan shutter sekitar satu hingga lima detik atau bahkan lebih lama.

Memperlambat kecepatan rana dapat menghasilkan efek motion blur yang hebat, Tetapi diperlukan juga beberapa elemen yang dapat Anda sertakan untuk menambah daya tarik pada gambar.(Agung TN)


Sumber : Boris FX, Studio Binder, Adorama, Gamebrott.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....