Gayatri Rajapadni Sosok Perempuan Penting Dibalik Kejayaan Majapahit

  • 20 Mei 2024 15:44 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Dialog Jagongan Pro 4 RRI Surakarta, Jumat 17 Mei 2024 kembali mengulik tentang kerajaan Majapahit yang didirikan oleh Raden Wijaya dan mengalami kejayaan pada pemerintahan Tribuana Tunggadewi dan raja Hayam Wuruk, dengan Maha Patih Gajahmada. Acara siaran tersebut menghadirkan narasumber Dr. Trisna Kumala Setya Dewi, MS, Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dengan tema Perempuan Perempuan Perkasa Nusantara, Menguak Sosok Gayatri Rajapadni.

Mengawali bahasannya Trisna Kumala menyampaikan, perseteruan antara Kertanegara dengan Jayakatwang mengakibatkan runtuhnya Singasari yang didirikan oleh Ken Arok, dan menjadi awal berdirinya kerajaan baru yang disebut Majapahit oleh menantu Kertanegara bernama Raden Wijaya.

Strategi terkenal yang dilakukan oleh Raden Wijaya bersama pasukannya, dimana dia menggunakan tangan pasukan Tartar untuk memukul pasukan Jayakatwang, dan kemudian ganti pasukan Tartar dipukul mundur oleh pasukan Raden Wijaya, menjadi awal berdirinya Majapahit.

Empat orang putri Kertanegara menjadi istri Raden Wijaya, mereka adalah Tribuaneswari, Mahadewi, Rajendra Dewi, dan Gayatri Rajapadni. Keempat Putri tersebut menjalani pengungsian pasca penyerbuan Jayakatwang dari gelang-gelang atas Singasari yang menyebabkan gugurnya Kertanegara.

Cerita unik yang dialami oleh Gayatri adalah melakukan penyamaran menjadi laki-laki demi menyelamatkan diri atas ancaman pasukan lawan.

Trisna Kumala menyampaikan bahwa cara penyamaran tersebut dimungkinkan karena Gayatri terinspirasi oleh cerita Panji yang sering dia baca di mana dalam cerita Panji tersebut Galuh Candra Kirana juga pernah menyamar sebagai laki-laki.

"Gayatri Rajapadni adalah Putri bungsu dari Prabu Kertanegara paling muda yang memiliki minat terhadap dunia Agama, ilmu pemerintahan sekaligus ilmu sastra yang menjadikannya berkemampuan Istimewa," ungkapnya.

Dijelaskan, dengan kemampuan istimewa tersebut, Sosok Gayatri menjadi tokoh penting dibalik Raden Wijaya raja Majapahit pertama sekaligus pendiri Majapahit, karena sebagai permaisuri dia juga dipercaya sebagai Penasehat raja. Dari rahim Gayatri lahir Tribhuana Tunggadewi penguasa Majapahit ketiga bertahta setelah Prabu Jayanegara.

Di bawah bimbingan ibunya, dalam bidang tata negara agama dan sastra atau budaya, Tribuana Tunggadewi menjadi raja yang terkenal berwibawa. Selain menjadi mentor bagi putrinya yang menduduki sebagai raja Majapahit, Gayatri diyakini juga merupakan mentor bagi Mahapatih Gajah Mada, yang memberikan masukan tentang strategi perpolitikan bagi Majapahit.

Dalam siaran Jagongan itu Trisna Murti juga menyampaikan, bahwa dalam pemerintahan kerajaan, di mana raja memiliki kekuasaan dan otoritas penuh, tidak mudah bagi rakyat awam yang berkarir dari bawah seperti Gajah Mada, untuk mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari raja, tanpa ada orang di balik Gajah Mada yang juga memiliki peran penting, dia adalah Gayatri Rajapadni.

Bukan hanya menjadi mentor bagi Tribhuana dan Gajahmada, menurut Trisna dan didukung literatur yang ada, Gayatri jugalah yang mempersiapkan cucunya Hayam Wuruk, putra Tribuana Tunggadewi, untuk menjadi raja berikutnya.

Dengan demikian ungkapan yang menyatakan bahwa dibalik orang hebat ada orang hebat yang mendukungnya, adalah suatu ungkapan yang benar adanya. Dalam konteks Kerajaan Majapahit awal hingga Hayam Wuruk menjadi raja, Gayatri Rajapadnilah sosok orang hebat itu.

"Seseorang menjadi hebat karena didasari kemampuan pribadi, dan minat belajar berbagai pengetahuan, dengan kata lain, Gayatri Rajapadni sadar untuk mendalami literasi, Sehingga memiliki kapasitas pengetahuan tinggi," pungkasnya mengakhiri Jagongan melalui Pro 4 RRI Surakarta.. (Ali Marsudi)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....