Aurora Australis, Cahaya Menari di Langit Selatan

  • 30 Sep 2026 19:22 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Bayangkan melihat langit malam berubah menjadi hijau, merah, dan ungu dengan cahaya yang bergerak perlahan seperti sedang menari. Pemandangan seperti ini dapat ditemukan di belahan Bumi selatan melalui fenomena yang dikenal sebagai Aurora Australis atau Southern Lights.

Aurora Australis merupakan pasangan dari Aurora Borealis yang muncul di belahan Bumi utara. Keduanya terjadi di sekitar kutub karena medan magnet Bumi membantu mengarahkan partikel bermuatan dari Matahari menuju wilayah tersebut.

Menurut Smithsonian Magazine, aurora terbentuk ketika partikel bermuatan dari Matahari bertabrakan dengan gas di atmosfer Bumi. Interaksi tersebut membuat gas seperti oksigen dan nitrogen melepaskan energi dalam bentuk cahaya.

Warna yang muncul di langit dapat berbeda-beda tergantung pada jenis gas yang terlibat dalam proses tersebut. Warna hijau menjadi salah satu yang paling sering terlihat, sementara kondisi tertentu dapat menghasilkan cahaya merah, biru, ungu, atau perpaduan beberapa warna.

Aurora Australis paling mudah ditemukan di wilayah yang berada jauh di selatan, seperti Tasmania, Selandia Baru, dan Antarktika. Smithsonian Magazine juga menyebut beberapa lokasi yang dikenal sebagai tempat pengamatan Southern Lights, termasuk Queenstown di Selandia Baru dan Mount Wellington di Tasmania.

Waktu kemunculan aurora tidak selalu bisa dipastikan karena fenomena ini berkaitan dengan aktivitas Matahari. Namun, menurut Smithsonian Magazine, sebagian besar pertunjukan Aurora Australis terjadi pada musim gugur dan musim dingin di belahan Bumi selatan, sekitar Maret hingga September.

Bagi orang yang belum pernah melihatnya, Aurora Australis mungkin terlihat seperti pertunjukan cahaya biasa di langit malam. Namun, di balik warna-warni tersebut terdapat interaksi antara Matahari, medan magnet Bumi, dan atmosfer yang membuat langit selatan memiliki pemandangan yang begitu unik.

(Arifin/ Aksan – Mahasiswa Magang UNS)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....