Konser The Weeknd dan Pesta Pora Hasilkan Dampak Ekonomi hingga Rp250 Miliar

  • 30 Sep 2026 13:15 WIB
  •  Surakarta
Poin Utama
  • Konser The Weeknd dan festival Pestapora di Jakarta September 2026 menghasilkan perputaran ekonomi hampir Rp250 miliar atau setara dengan US$13,8 juta dalam waktu dua hari pelaksanaan.
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa kedua acara musik internasional memberikan dampak ekonomi yang cukup besar melalui berbagai sektor.
  • Penyelenggaraan acara musik ini berkontribusi pada pertumbuhan sektor pariwisata dan industri kreatif ibu kota Jakarta serta meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat.

RRI.CO.ID, Surakarta - Jakarta mencatat perputaran ekonomi mencapai hampir Rp250 miliar atau setara dengan US$13,8 juta dari penyelenggaraan konser musik internasional The Weeknd dan festival musik Pestapora pada September 2026. Kedua acara tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap aktivitas perekonomian ibu kota melalui berbagai sektor, mulai dari pariwisata hingga industri kreatif.

Dikutip dari pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan konser The Weeknd dan Pestapora memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi Jakarta. Berdasarkan laporan yang diterima Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, aktivitas ekonomi selama dua hari pelaksanaan kedua acara tersebut menghasilkan perputaran uang yang diperkirakan mencapai Rp250 miliar.

Pramono menyampaikan bahwa dampak ekonomi tersebut terlihat dari meningkatnya aktivitas masyarakat dan berbagai sektor usaha selama berlangsungnya acara. Hal itu disampaikan saat meninjau kegiatan di kawasan Kebo(n) Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (28/9/2026). Menurutnya, konser musik berskala internasional dan festival musik mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah.

Konser The Weeknd bertajuk After Hours Til Dawn Tour diselenggarakan selama dua hari, yakni pada 26–27 September 2026, di Jakarta International Stadium (JIS). Kehadiran penyanyi internasional tersebut menarik perhatian para penggemar musik dari berbagai daerah. Selain memberikan pengalaman hiburan bagi penonton, konser ini juga mendorong aktivitas ekonomi di sekitar lokasi acara, termasuk sektor transportasi, perhotelan, kuliner, dan perdagangan.

Pada waktu yang bersamaan, festival musik Pestapora 2026 juga digelar pada 25–27 September 2026 di kawasan JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Festival tersebut menghadirkan sekitar 330 penampil yang tersebar di 19 area panggung. Dengan banyaknya musisi dan pengunjung yang hadir, Pestapora turut menciptakan pergerakan ekonomi melalui pembelian tiket, makanan, minuman, produk lokal, serta berbagai kebutuhan selama festival berlangsung.

Menurut Pramono, penyelenggaraan acara musik berskala besar memberikan manfaat ekonomi yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan oleh pihak penyelenggara dan pelaku industri musik, tetapi juga oleh pekerja sektor transportasi, pelaku usaha kuliner, pengelola penginapan, pedagang, hingga masyarakat yang terlibat dalam operasional acara. Tingginya jumlah pengunjung juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan pendapatan selama kegiatan berlangsung.

Keberhasilan konser The Weeknd dan Pestapora dalam menghasilkan perputaran ekonomi hingga Rp250 miliar menunjukkan besarnya potensi industri hiburan dalam mendukung perekonomian Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melihat penyelenggaraan acara berskala besar sebagai salah satu peluang untuk mengembangkan sektor pariwisata, memperluas kesempatan usaha, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan semakin banyaknya acara musik internasional dan festival lokal, Jakarta berpeluang memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat hiburan dan penyelenggaraan acara berskala besar di Indonesia. (Jeje/Ridho)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....