Ini Alasan Film Terbaru Ardit Erwandha Wajib Ditonton! Kisah "Si Paling Gak Enakan"

  • 30 Sep 2026 14:06 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID., Surakarta - Dunia perfilman Indonesia kembali kedatangan sebuah proyek tontonan baru yang mengangkat isu keseharian masyarakat modern. Lewat rumah produksi LYTO Pictures, film bergenre drama komedi berjudul "People Pleaser: Si Paling Gak Enakan" dijadwalkan meramaikan bioskop tanah air pada 19 November 2026 mendatang.

Pada 26 September 2026, kabar mengenai film ini mulai banyak dibicarakan publik seiring dirilisnya teaser perdana ke ruang publik. Ardit Erwandha, yang juga terlibat sebagai salah satu pemeran, turut membagikan cuplikan tersebut melalui akun pribadinya dengan menyertakan keterangan kepada pengikutnya, "Izin saya Raka, ini ada teaser film People Pleaser 🙏 semoga suka ya 🙏 sampai bertemu 19 November 2026 hehehe 🙏 Film drama komedi terbaru karya @lytopictures, dari Sutradara @bobbyprasetyo, Penulis @evelynafnilia dan Diproduseri oleh @andi.lyto dan @marcelladaryanani 🙏." tulis Ardit dalam postingan tersebut.

Sementara itu, respon netizen di media sosial langsung mengalir deras menyambut antusias perilisan perdana tersebut. Berbagai komentar yang merasa relate turut menghiasi lini masa, salah satunya datang dari akun arum261095 yang menuliskan, "Yayyy! Keknya tahun ini bener-bener tahunnya kak @arditerwandha 😍 gk sabar banget nonton film terbarunya ini 🔥". Hal serupa juga diungkapkan oleh akun @alvitanurma yang berkomentar, "Baru tadi pagi berangkat kerja mikir ya allah kenapa aku jadi orang people pleaser banget ya. Ehh ada film yang begini 🙏🏻", yang semakin memperlihatkan betapa dekatnya isu film ini dengan kehidupan nyata penonton.

Dari segi cerita, film ini memang menyoroti fenomena sosial mengenai kebiasaan individu yang kerap merasa sungkan atau sulit menolak permintaan orang lain. Alur kisahnya mengikuti dilema keseharian tokoh utama dan orang-orang di sekitarnya yang sering kali harus mengorbankan waktu, tenaga, materi, hingga kebahagiaan pribadi semata-mata demi menjaga perasaan orang lain dan menghindari konfrontasi sosial.

Arah penggarapan film ini dipercayakan kepada sutradara Bobby Prasetyo, dengan naskah yang dikerjakan oleh Evelyn Afnilia. Pendekatan cerita yang dipilih berfokus pada situasi-situasi pelik yang kerap dialami kaum "gak enakan" di tempat kerja, pertemanan, maupun lingkup keluarga, dikemas secara realistis namun tetap menyisipkan humor khas situasi.

Proyek film ini melibatkan sejumlah pemeran dari berbagai latar belakang seni peran. Beberapa nama yang mengisi jajaran pemain utama di antaranya Mawar de Jongh sebagai Karina, Ardit Erwandha sebagai Raka, Ummi Quary sebagai Dilla, Fatih Unru sebagai Dino, serta Vonny Cornellya sebagai Ibu Nani.

Selain para pemeran utama, film ini juga didukung oleh kehadiran aktor lintas generasi seperti Surya Saputra, Cut Mini, Amel Carla, dan Taskya Namya. Kombinasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan ragam karakter yang merepresentasikan berbagai dinamika hubungan antarmanusia di dalam cerita.

Unsur komedi dalam film ini turut diperkuat melalui keterlibatan sejumlah komika dan figur publik tanah air. Kehadiran para penampil pendukung serta cameo dari berbagai komedian diharapkan memberikan warna tersendiri dalam jalinan cerita yang disajikan di layar lebar. (DR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....