Film Resident Evil Buka dengan Rekor Baru

  • 22 Sep 2026 13:23 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Film terbaru Resident Evil langsung mencuri perhatian di box office Amerika Utara. Menurut laporan Entertainment Weekly, situs hiburan terkemukadi Amerika, reboot garapan Zach Cregger tersebut menghasilkan US$60 juta pada pekan pembukaannya di pasar domestik. Angka itu menjadi debut terbesar dalam sejarah franchise yang telah menghadirkan sejumlah film sejak 2002. Secara global, film ini mengumpulkan sekitar US$108,3 juta, termasuk US$48,3 juta dari pasar internasional.

Kesuksesan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Cregger, yang sebelumnya dikenal melalui film horor Barbarian dan Weapons. Dalam versi terbarunya, Cregger mengambil pendekatan berbeda terhadap materi Resident Evil. Ceritanya mengikuti Bryan, seorang kurir medis yang tanpa sengaja terseret ke dalam wabah mengerikan di Raccoon City. Pendekatan baru itu tetap mempertahankan elemen survival horror yang menjadi identitas waralaba.

Berbeda dari beberapa film sebelumnya, reboot ini tidak menjadikan karakter populer seperti Leon Kennedy atau Jill Valentine sebagai pusat cerita. Cregger justru membangun kisah baru yang mengambil inspirasi kuat dari permainan Resident Evil. Entertainment Weekly mencatat bahwa film tersebut memasukkan berbagai elemen yang familiar bagi pemain, termasuk sudut kamera khas gim, persediaan amunisi yang terbatas, senjata ikonis, teka-teki, serta sejumlah Easter egg.

Pencapaian US$60 juta tersebut juga memperlihatkan kuatnya minat penonton terhadap genre horor sepanjang 2026. Entertainment Weekly melaporkan bahwa film-film horor telah membantu mendorong pendapatan domestik genre tersebut hingga sekitar US$1,16 miliar, menyamai rekor tahunan yang sebelumnya dicapai pada 2017, padahal tahun ini masih menyisakan beberapa bulan. Resident Evil menjadi tambahan terbaru dalam rangkaian keberhasilan horor di bioskop.

Sebelum Resident Evil, sejumlah film horor lain telah menunjukkan performa kuat. Obsession dan Backrooms, misalnya, turut menjadi bagian dari tren positif tersebut. Entertainment Weekly sebelumnya melaporkan bahwa Backrooms bahkan mencatat debut global US$118 juta dan menjadi pembukaan terbesar sepanjang sejarah A24. Rangkaian hasil tersebut menunjukkan bahwa penonton masih memiliki minat besar terhadap pengalaman menonton horor di layar lebar.

Kesuksesan Resident Evil juga menarik karena film ini hadir ketika sejumlah film blockbuster musim panas mulai mengalami penurunan pendapatan. Menurut Entertainment Weekly, momentum tersebut memberi ruang bagi genre horor untuk kembali menjadi salah satu kekuatan utama di box office. Dengan beberapa judul horor lain yang masih akan dirilis pada 2026, performa Resident Evil berpotensi menjadi bagian dari periode yang sangat kuat bagi genre tersebut.

Bagi franchise Resident Evil, pembukaan US$60 juta sekaligus menjadi awal baru di layar lebar. Film ini tidak hanya membawa nama besar dari gim populer Capcom, tetapi juga menawarkan pendekatan berbeda melalui visi Cregger. Dengan total global US$108,3 juta pada debutnya, Resident Evil memperlihatkan bahwa kisah horor berbasis gim masih memiliki daya tarik besar bagi penonton bioskop. (Nana Ernawati)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....