Eksistensi Solo Art Creative Expo 2026
- 14 Sep 2026 14:59 WIB
- Surakarta
Poin Utama
- Solo Art Creative Expo 2026 menghadirkan 46 stand dengan partisipasi pengrajin dari Palembang, Tangerang, dan berbagai daerah lain di Indonesia.
- Acara ini menampilkan ragam produk kerajinan mulai dari tembaga, kaca keramik, batik Solo Raya, hingga songket khas Palembang dengan desain motif dan tata busana mengikuti tren terbaru.
- Expo berlangsung di Solo Paragon Mall dan merupakan kelanjutan dari event Solo Art yang telah berjalan selama 5-6 tahun dengan harapan tetap ramai dikunjungi pengunjung.
RRI.CO.ID, Surakarta - Solo Art Creative Expo 2026 diharapkan menjadi ajang besar dengan banyak pengunjung, sesuai dengan nama “expo” yang digunakan. Acara ini menghadirkan 46 stand, termasuk peserta dari Palembang, Tangerang, dan berbagai daerah lain. Banyak di antaranya membawa batik dengan desain motif dan tata busana yang mengikuti tren terbaru.
Expo ini digelar di Solo Paragon Mall. Produk yang ditampilkan sangat beragam: mulai dari kerajinan tembaga, kaca keramik, batik Solo Raya, hingga songket khas Palembang. Event ini merupakan kelanjutan dari Solo Art yang sudah berjalan 5–6 tahun di Paragon, dan diharapkan tetap ramai dikunjungi, seperti dikatakan Wakil Ketua BPC ASEPHI, Sumartoyo dalam dialog Jagongan di Pro4 RRI Surakarta, Kamis 10 September 2026.
Lanjutnya, diacara ini ditampilkan pula praktisi gamelan Jawa, sebuah usaha yang sudah dua tahun dilakukan agar budaya Jawa hadir di panggung expo. Banyak alumni ISI turut berkontribusi, sehingga acara ini menjadi ruang pertemuan antara seni tradisional dan modern.
Expo ini juga menjadi wadah bagi teman-teman UMKM yang belum memiliki outlet. Ragam produk yang ditampilkan mencakup karya tradisional hingga modern, bahkan produk lama yang justru sering kali lebih menarik perhatian pengunjung. Expo ini dibuka mengikuti jam operasional mall, yaitu pukul 10 pagi hingga 10 malam.
Tahun ini banyak pemain baru yang ikut serta. Tata letak stand dibuat dengan SOP yang rapi, dan masing-masing peserta menampilkan gaya display yang berbeda. Stand kerajinan menjadi salah satu yang paling menonjol karena penataan produk yang menarik.
Display tidak harus menampilkan semua produk, cukup satu atau dua yang bisa memikat perhatian pengunjung. Selain itu, peran SPG juga penting. Tahun ini, sebagian besar SPG adalah pemain lama yang sudah berpengalaman dalam menarik pengunjung.
Dengan variasi harga dan produk yang kompleks, expo ini tetap menjadi ajang berbagi dan berkumpul. Sumartoyo mengajak masyarakat untuk datang, menikmati suasana, sekaligus “ngadem” di mall. Event ini berlangsung hingga Minggu, dengan harapan semakin banyak tamu yang hadir dan mendukung keberlanjutan UMKM. (Cahaya)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....