Tom Hardy Resmi Terjun ke Dunia Rap
- 31 Agt 2026 21:28 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID - Surakarta - Tom Hardy membuat kejutan baru di luar dunia akting. Entertainment Weekly, sebuah situs hiburan terkemuka di Amerika, mengungkapkan Bintang The Dark Knight Rises tersebut resmi merilis album rap debutnya bersama grup hip-hop Czarface. Menggunakan nama panggung Frankie Pulitzer, Hardy menghadirkan proyek bertajuk Czarface Meets Frankie Pulitzer, sebuah kolaborasi yang memadukan karakter unik sang aktor dengan gaya hip-hop khas Czarface. Album berisi 15 lagu itu resmi dirilis pada Jumat, 28 Agustus 2026, dan kini tersedia di berbagai layanan streaming musik.
Bagi penggemar Hardy, keterlibatannya dalam musik rap sebenarnya bukan sesuatu yang sepenuhnya baru. Aktor asal Inggris tersebut diketahui telah memiliki ketertarikan terhadap hip-hop sejak lama. Entertainment Weekly mencatat bahwa sebuah mixtape yang dibuat Hardy dengan nama Tommy No. 1 pada 1999 bahkan pernah muncul ke publik pada 2018. Kini, lebih dari dua dekade kemudian, minat tersebut berkembang menjadi sebuah album resmi bersama Czarface.
Album ini juga menghadirkan sejumlah nama besar dari dunia hip-hop. Busta Rhymes, Method Man, dan EL-P termasuk musisi yang terlibat dalam proyek tersebut. Sebelum album dirilis, Hardy dan Czarface telah memperkenalkan lagu “Brothers Grimm” sebagai salah satu bagian awal dari proyek mereka. Kolaborasi tersebut mulai mendapat perhatian lebih luas setelah Busta Rhymes diketahui mengunjungi Hardy ketika sang aktor sedang menjalani produksi Venom: The Last Dance.
Namun, ada satu hal yang kemungkinan paling menarik perhatian penggemar film: suara Bane. Dalam lagu “Grim-Visaged War”, Hardy membawakan monolog terkenal dari drama Shakespeare Richard III dengan suara khas yang ia gunakan ketika memerankan Bane dalam The Dark Knight Rises. Jadi, ya, suara berat dan bergema yang begitu identik dengan penjahat Batman tersebut benar-benar muncul dalam album rap barunya.
| Baca juga: Film spider Man Terlaris Sepanjang Masa |
Suara Bane sendiri merupakan hasil pilihan kreatif Hardy ketika mempersiapkan karakter tersebut untuk film Christopher Nolan. Dalam wawancara dengan Entertainment Weekly pada 2012, Hardy menjelaskan bahwa ia sengaja mengembangkan suara yang berbeda untuk Bane, sebuah keputusan yang saat itu dianggap cukup berisiko. Bertahun-tahun kemudian, karakter vokal tersebut justru kembali muncul dalam bentuk yang tidak terduga: sebuah proyek musik hip-hop.
Lirik album pun tidak hanya berisi permainan kata khas rap. Hardy memasukkan berbagai referensi budaya populer, mulai dari Marvel, Martin Scorsese, Stephen King, hingga Titanic. Pada lagu “Raw Forever”, misalnya, ia menyebut Nicolas Cage dan Willem Dafoe, sementara lagu lainnya membawa referensi terhadap Cujo, The Matrix, serta tim NFL New England Patriots. Pendekatan tersebut memperlihatkan bagaimana Hardy memadukan kegemarannya terhadap film dan budaya populer ke dalam musiknya.
Dengan Czarface Meets Frankie Pulitzer, Tom Hardy membuktikan bahwa kreativitasnya tidak berhenti di depan kamera. Setelah dikenal melalui berbagai karakter ikonik, termasuk Bane dan Venom, ia kini mencoba membangun identitas lain sebagai rapper. Kehadiran suara Bane menjadi bonus menarik bagi penggemar, tetapi album ini juga menunjukkan bahwa ketertarikan Hardy terhadap hip-hop telah berlangsung jauh sebelum proyek tersebut resmi dirilis. (Nana Ernawati)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....