Pesan Kepedihan Menjadi ‘Sign of the Times’
- 26 Agt 2026 08:03 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Lagu ‘Sign of the Times’ menjadi salah satu karya paling monumental dalam perjalanan solo Harry Styles setelah meninggalkan One Direction. Di balik aransemen megah dan nuansa classic rock yang kuat, lagu ini menyimpan kisah tragis sekaligus proses kreatif yang berlangsung sangat singkat.
Mengutip akun Instagram @lajurmusic, Harry Styles pernah menjelaskan kepada Rolling Stone bahwa lagu tersebut ditulis dari sudut pandang seorang ibu yang mengalami komplikasi saat melahirkan. Sang ibu hanya memiliki waktu sekitar lima menit untuk bertahan hidup, sementara bayinya berhasil diselamatkan.
Kisah tersebut kemudian dituangkan sebagai pesan terakhir sang ibu kepada anaknya. Kalimat penuh dorongan seperti ‘Go forth and conquer’ menjadi simbol harapan agar sang anak tumbuh kuat dan mampu menghadapi dunia meski harus kehilangan sosok ibunya.
Bukan hanya musiknya yang megah, video musik ‘Sign of the Times’ juga menghadirkan visual yang tidak biasa. Dalam proses syuting di Skotlandia, Harry Styles benar-benar melakukan adegan melayang di udara dengan bantuan helikopter, bukan sekadar mengandalkan efek visual digital.
Harry disebut digantung di bawah helikopter pada ketinggian lebih dari 470 meter atau sekitar 1.500 kaki. Adegan tersebut dilakukan tanpa green screen maupun CGI sehingga menghasilkan visual yang terasa autentik dan dramatis.
Di balik proses kreatifnya, Harry juga memilih menjauh sejenak dari hiruk-pikuk industri musik London dan Los Angeles. Bersama timnya, ia mengasingkan diri di sebuah rumah di Jamaika untuk mendapatkan suasana yang lebih tenang dalam mengembangkan materi musik.
| Baca juga: Lirik Lagu BTS - NORMAL Terbaru |
Keputusan tersebut ternyata membuahkan hasil yang luar biasa. Lagu balada berdurasi lebih dari lima menit itu disebut berhasil diselesaikan secara utuh hanya dalam waktu sekitar tiga jam, sebuah proses yang terbilang cepat untuk karya dengan struktur dan aransemen sebesar itu.
‘Sign of the Times’ kemudian menjadi penanda penting bagi langkah Harry Styles sebagai solois. Lagu tersebut tidak hanya memperlihatkan kemampuannya keluar dari bayang-bayang musik boyband, tetapi juga menunjukkan keberanian mengeksplorasi tema kehilangan, harapan, dan kehidupan.
Perpaduan cerita tragis, keberanian dalam produksi video, serta proses kreatif yang spontan membuat ‘Sign of the Times’ memiliki daya tarik tersendiri. Lagu ini menjadi bukti bahwa kepedihan yang dituangkan melalui seni dapat berubah menjadi karya yang kuat dan mampu bertahan melampaui zamannya.
(Ridho Wicaksono)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....