Beethoven ternyata Menginspirasi ‘Smoke on the Water’

  • 26 Agt 2026 08:07 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Riff pembuka ‘Smoke on the Water’ milik Deep Purple menjadi salah satu rangkaian nada gitar paling ikonik dalam sejarah musik rock. Namun, di balik kesederhanaannya, Ritchie Blackmore mengungkap bahwa ide awal riff tersebut ternyata memiliki hubungan menarik dengan karya Ludwig van Beethoven.

Mengutip akun Instagram @soundivemedia, Blackmore menyebut Symphony No. 5 karya Beethoven sebagai salah satu sumber inspirasinya. Ia menggambarkan riff tersebut sebagai interpretation of an inversion, yakni interpretasi dengan membalik motif musik yang kemudian dikembangkan menjadi komposisi baru.

Hubungan tersebut semakin menarik ketika Blackmore memperagakan cara memainkan riff ciptaannya. Menurutnya, banyak gitaris memainkan bagian tersebut menggunakan power chord, sementara pendekatan yang ia maksud sebenarnya menggunakan parallel fourths.

Teknik harmoni tersebut memberikan karakter yang berbeda pada riffSmoke on the Water’. Blackmore mengaitkannya dengan pendekatan musik dari era abad pertengahan dan Renaissance, sehingga menghasilkan warna gelap yang kemudian menjadi salah satu ciri khas lagu tersebut.

Menariknya, lahirnya riff legendaris itu justru berangkat dari keinginan Blackmore untuk membuat sesuatu yang sederhana. Setelah bertahun-tahun memainkan jazz dengan struktur yang kompleks, ia mengaku mulai terinspirasi oleh kesederhanaan musik The Kinks dan The Who.

Dari eksplorasi tersebut, terciptalah riff yang hanya menggunakan empat nada tetapi memiliki daya ingat luar biasa. Kesederhanaan itulah yang kemudian membawa ‘Smoke on the Water’ menjadi salah satu lagu paling mudah dikenali dalam sejarah rock.

Kisah mengenai Beethoven juga tidak lepas dari karakter Blackmore yang dikenal gemar memberikan komentar unik dan penuh humor. Meski sebagian orang menganggap hubungan riff tersebut dengan Beethoven mungkin hanya candaan, Blackmore beberapa kali mengulangi cerita tersebut dalam berbagai wawancara.

Bahkan, ia pernah melontarkan kalimat, ‘I owe him a lot of money’ sebagai bentuk candaan mengenai inspirasi tersebut. Di balik humor itu, Blackmore justru menunjukkan betapa ia menghargai proses kreatif yang melahirkan salah satu riff paling berpengaruh dalam kariernya.

Lebih dari lima dekade setelah dirilis, ‘Smoke on the Water’ masih menjadi materi wajib bagi banyak gitaris pemula hingga profesional. Bagi Blackmore, riff tersebut bukan karya yang membosankan untuk dimainkan, melainkan salah satu komposisi yang paling ia banggakan.

Cerita ini sekaligus menunjukkan bahwa sebuah karya musik besar tidak selalu lahir dari komposisi yang rumit. Terkadang, empat nada sederhana, sentuhan inspirasi klasik, dan keberanian untuk bereksperimen sudah cukup untuk mengubah wajah musik rock.

(Ridho Wicaksono)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....