Emparty Art Fest 2026 Surakarta Resmi Dibuka, Pertemukan Elemen Masyarakat

  • 06 Agt 2026 09:56 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, turut menghadiri sekaligus memberikan dukungan penuh atas pembukaan gelaran Emparty Art Fest 2026 yang berlangsung di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Surakarta, pada Selasa 4 Agustus 2026.

Acara festival seni berskala nasional tersebut mengusung tema "Art for Humanity" dan turut dihadiri oleh Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (Wamenbud), Giring Ganesha, serta Ketua Seniman Merdeka, Barata Sena.

Dalam sambutannya, Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengapresiasi tinggi inisiatif Seniman Merdeka Indonesia yang menggelar festival ini selama sepekan. Respati menegaskan bahwa Emparty Art Fest 2026 tidak hanya sekadar ajang pameran karya seni, melainkan menjadi ruang inklusif yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat untuk merawat kebudayaan dan memperkuat nilai kemanusiaan.

"Kehadiran Emparty Art Fest menjadi ruang yang mempertemukan seniman, budayawan, komunitas kreatif, akademisi, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam satu semangat yang sama, yaitu menjadikan seni sebagai media untuk membangun kepedulian, memperkuat kemanusiaan, dan merawat kebudayaan bangsa," kata Respati Ardi.

Respati Ardi turut mengapresiasi komitmen penyelenggara yang menghadirkan ruang bagi berbagai kalangan, termasuk komunitas difabel, pelaku UMKM kreatif, generasi muda, serta para empu dan pelestari budaya.

Dikatakan orang nomor dua di Pemerintahan Kota Surakarta ini juga, semangat inklusif tersebut perlu terus dikembangkan agar ekosistem seni di Solo semakin hidup, terbuka, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

"Ketika seni bertemu dengan nilai-nilai kemanusiaan, lahir ruang yang inklusif, tempat setiap orang dapat berkarya, berkolaborasi, dan saling menguatkan," katanya menambahkan.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha. Menurutnya, festival yang memadukan konsep empati dan seni ini menjadi bukti nyata bahwa karya seni mampu merangkul perbedaan serta menyatukan masyarakat dalam semangat kolaborasi.

"Ini makna sesungguhnya dari art for humanity. Seni mempersatukan kita, siapapun kita menjadi keluarga besar umat manusia. Empati juga tidak hanya cukup dirasakan, namun dirayakan, dipraktikkan, dan diwujudkan melalui kolaborasi," ucap Giring Ganesha.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Seniman Merdeka, Barata Sena menjelaskan, Empart Fest tidak hanya sekedar hiburan intelektual tetapi untuk menginsipirasi banyak orang untuk melakukan perubahan lebih baik.

"Karena kepedulian jika dilakukan sendirian, akan sulit. Harapan kita jika kepedulian dilakukan bersama akan lebih ringan. Empati harus dilakukan dengan sukacita dan Empart Fest ini pun syarat dengan itu," ujar Barata Sena.

Pemerintah Kota Surakarta berharap semangat inklusivitas yang dihadirkan dalam Emparty Art Fest 2026 yang melibatkan komunitas difabel, pelaku UMKM, hingga para empu budaya dapat terus dikembangkan guna menghidupkan ekosistem seni dan ekonomi kreatif di Kota Bengawan. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....