Sepeda Lipat Diminati karena Efisien, Menyehatkan, dan Bebas Polusi
- 30 Jul 2026 15:51 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Sepeda lipat semakin menjadi pilihan masyarakat sebagai sarana transportasi harian karena dinilai efisien, ekonomis, menyehatkan, serta ramah lingkungan. Tren penggunaan sepeda lipat terus meningkat seiring tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mobilitas yang praktis dan gaya hidup sehat.
Berbagai kalangan, mulai dari pekerja, pelajar, hingga pegiat lingkungan, memanfaatkan sepeda lipat untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Di sejumlah kota, sepeda lipat banyak digunakan untuk perjalanan jarak pendek maupun sebagai bagian dari perjalanan multimoda. Ukurannya yang ringkas memungkinkan sepeda dilipat dan dibawa ke dalam kereta api, bus, maupun disimpan di ruang kerja tanpa memerlukan area parkir yang luas.
Kondisi ini menjadikan sepeda lipat sebagai solusi transportasi yang efisien di kawasan perkotaan. Supardi salah satu karyawan di Kota Solo mengaku dirinya setiap hari dari Jogyakarta ke Solo naik KRL, dari rumahnya menuju stasiun naik sepeda lipat. “ saya setiap hari pulang pergi naik sepeda lipat, nanti sampai di stasiun saat mau naik KRL, sepeda saya lipat masuk ke KRL, menurut saya itu salah satu cara saya berolahraga dan lebih efisien”, ungkapnya Kamis 30 Juli 2026.
Dari sisi biaya, penggunaan sepeda lipat jauh lebih hemat dibandingkan kendaraan bermotor. Pengguna tidak perlu mengeluarkan biaya bahan bakar, tarif parkir, maupun biaya perawatan mesin yang relatif tinggi. Perawatan rutin hanya mencakup pemeriksaan ban, rem, rantai, dan komponen lainnya sehingga biaya operasional dapat ditekan.
Selain memberikan keuntungan ekonomi, bersepeda juga membawa manfaat bagi kesehatan. Aktivitas mengayuh sepeda membantu meningkatkan kebugaran jantung, memperkuat otot, meningkatkan daya tahan tubuh, serta membantu mengurangi risiko penyakit tidak menular. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa berjalan kaki dan bersepeda merupakan bentuk aktivitas fisik yang efektif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
Penggunaan sepeda lipat juga dinilai mampu mengurangi pencemaran udara. Berbeda dengan kendaraan bermotor, sepeda tidak menghasilkan emisi gas buang sehingga tidak menambah polusi udara maupun emisi gas rumah kaca.
Semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan sepeda, semakin besar kontribusi terhadap terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Sejumlah komunitas sepeda dan pemerhati transportasi terus mengampanyekan penggunaan sepeda lipat sebagai moda transportasi alternatif.
Mereka menilai penyediaan jalur sepeda yang aman, fasilitas parkir yang memadai, serta integrasi dengan transportasi umum akan mendorong lebih banyak masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke sepeda. Upaya tersebut juga diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan di kawasan perkotaan. ( Fara LPU)
Sumber referensi:
- World Health Organization (WHO). Promoting Walking and Cycling for Health. https://www.who.int/activities/promoting-walking-and-cycling
- World Health Organization (WHO). Physical Activity. https://www.who.int/health-topics/physical-activity
- United Nations Environment Programme (UNEP). Sustainable Mobility. https://www.unep.org/explore-topics/transport
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....