Indonesia Band Terus Nyanyikan Lagu-lagu Karya Koes Plus
- 29 Jul 2026 16:39 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Indonesia Band Solo sukses memukau penonton dalam panggung Pasar Raya Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Surakarta, Senin 27 Juli 2026. Grup musik yang khusus membawakan lagu-lagu legendaris Koes Plus ini digawangi oleh Tommy bersama tiga rekan lainnya.
Pentolan Indonesia Band, Tommy, mengungkapkan bahwa pemilihan nama grupnya memiliki nilai sejarah tersendiri. Nama tersebut terinspirasi dari rekam jejak Koes Plus yang sempat dikritik sebagai antek asing karena kerap membawakan lagu-lagu Barat.
Menjawab kritik tersebut, Koes Plus kemudian melahirkan karya-karya bertema cinta Tanah Air, seperti lagu Nusantara dan Pak Tani. Semangat inilah yang melandasi hadirnya Indonesia Band sejak dibentuk pada tahun 2006.
| Baca juga: Lagu yang Mengubah Nasib Hoobastank |
"Kami ingin grup ini juga menunjukkan rasa cinta kepada Indonesia, sebagaimana yang ditunjukkan Koes Plus dulu," ujar Tommy dengan bangga.
Berbasis di Purwosari, Solo, grup musik yang beranggotakan para musisi dewasa ini telah melanglang buana ke berbagai daerah. Selain aktif tampil di ajang Pasar Raya, mereka juga rutin mengisi event-event bergengsi lainnya.
"Sejauh ini, pentas paling jauh yang pernah kami jalani ada di Kota Tegal," kata Tommy penuh semangat.
Tommy menjelaskan, alasan utama memilih membawakan lagu-lagu Koes Plus adalah keyakinan mereka bahwa Koes Bersaudara, yang digawangi maestro Tonny Koeswoyo, merupakan cikal bakal perkembangan grup musik di Indonesia.
Uniknya, sejak awal berdiri hingga kini, komposisi empat personel Indonesia Band tidak pernah berubah. Tommy bertindak sebagai pemain keyboard sekaligus gitaris, ditemani tiga rekannya yang juga mahir bernyanyi. Keutuhan formasi ini membuat chemistry mereka makin solid bak keluarga sendiri.
Melalui karya-karyanya, Indonesia Band berharap generasi muda dapat terus mengenal, mengenang, dan melestarikan lagu-lagu karya anak bangsa (nguri-uri budaya sendiri), baik di bidang musik, sastra, maupun seni pertunjukan lainnya.
Ia juga menyoroti tren lagu-lagu lawas yang kini kembali diminati anak muda. Menurutnya, hal tersebut menjadi sinyal positif bagi industri musik Tanah Air.
"Banyak lagu lama yang diaransemen ulang—baik dari segi instrumen, tempo, harmoni, maupun struktur lagunya—sehingga kembali digemari generasi sekarang. Ini membuktikan bahwa generasi muda mulai mengapresiasi karya anak bangsa," pungkasnya. (Ita Wijayanti/WDA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....