Dari Chat hingga Jualan, Ini Alasan Stiker Makin Populer di Era Digital
- 29 Jul 2026 19:48 WIB
- Surakarta
Poin Utama
- Stiker telah menjadi bagian integral dari komunikasi digital dan hampir setiap hari pengguna mengirimkan stiker melalui aplikasi pesan instan untuk mengekspresikan perasaan dan membuat percakapan lebih hidup.
- Penelitian dari Frontiers in Psychology membuktikan bahwa stiker merupakan media komunikasi visual yang efektif dalam membantu pengguna mengekspresikan emosi, mempererat hubungan sosial, dan meningkatkan kenyamanan percakapan.
- International Journal of Communication menunjukkan bahwa stiker memberikan ruang ekspresi yang lebih kaya dibandingkan emoji biasa, sehingga komunikasi menjadi lebih personal dan mudah dipahami oleh penerima pesan.
RRI.CO.ID, Surakarta - Stiker kini sudah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan digital. Hampir setiap hari, pengguna aplikasi pesan instan mengirimkan stiker untuk mengungkapkan perasaan, bercanda, atau sekadar membuat percakapan terasa lebih hidup. Bahkan, banyak orang merasa satu stiker sudah cukup untuk mewakili kalimat panjang. Tak heran jika koleksi stiker di berbagai aplikasi terus bertambah dan semakin beragam.
Popularitas stiker ternyata bukan sekadar tren sesaat. Penelitian yang dimuat di Frontiers in Psychology menyebutkan bahwa stiker menjadi media komunikasi visual yang digemari karena mampu membantu pengguna mengekspresikan emosi, mempererat hubungan sosial, sekaligus membuat percakapan terasa lebih menyenangkan. Sementara itu, International Journal of Communication menjelaskan bahwa stiker memberikan ruang bagi pengguna untuk menyampaikan ekspresi yang lebih kaya dibandingkan emoji biasa, sehingga pengguna merasa komunikasi menjadi lebih personal dan mudah dipahami.
Salah satu alasan utama stiker begitu disukai adalah kemampuannya menyampaikan emosi secara instan. Ekspresi tertawa, kesal, malu, hingga rasa terima kasih dapat disampaikan hanya dengan satu gambar. Cara ini dianggap lebih praktis dibanding harus mengetik kalimat panjang, terutama saat sedang sibuk atau ingin membuat percakapan terasa lebih santai.
Tak hanya digunakan dalam percakapan pribadi, stiker juga mulai dimanfaatkan oleh pelaku usaha, kreator konten, hingga perusahaan. Banyak merek membuat paket stiker dengan karakter khas sebagai bagian dari strategi pemasaran agar lebih dekat dengan konsumennya. Di sisi lain, kreator lokal juga memanfaatkan tren ini untuk menghasilkan karya digital yang dapat diunduh atau dijual melalui berbagai platform.
Kepopuleran stiker juga didukung oleh perkembangan aplikasi pesan instan yang terus menghadirkan fitur baru. Kini pengguna bisa membuat stiker sendiri dari foto pribadi, mengubah gambar menjadi stiker secara otomatis dengan bantuan kecerdasan buatan, hingga membagikannya kepada pengguna lain. Inovasi tersebut membuat penggunaan stiker semakin kreatif dan terasa lebih personal.
Selain menjadi alat komunikasi, stiker perlahan berkembang menjadi bagian dari budaya digital. Banyak karakter stiker yang akhirnya dikenal luas dan memiliki penggemar tersendiri. Beberapa di antaranya bahkan hadir dalam bentuk merchandise, mulai dari boneka, gantungan kunci, hingga pakaian, menunjukkan bahwa stiker telah melampaui fungsi awalnya sebagai pelengkap percakapan.
Melihat perkembangannya, stiker diperkirakan akan tetap menjadi salah satu cara favorit masyarakat berkomunikasi di dunia digital. Kemampuannya menyampaikan emosi dengan cepat, sederhana, dan menghibur membuat stiker terus relevan meski tren komunikasi terus berubah. Selama orang masih ingin mengekspresikan perasaan dengan cara yang lebih seru, stiker tampaknya akan tetap menjadi "bahasa" universal di ruang obrolan digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....