Svaranusa 2026: Tembang Dolanan Anak

  • 24 Jul 2026 11:38 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID,Surakarta - Pergerakan kebudayaan Svaranusa 2026 terus bergerak meluas. Kali ini, Esa Rindi selaku Creative Director Svaranusa hadir sebagai narasumber dalam program siaran interaktif "Jaga Malam" di RRI Pro 2 Solo.

Dalam perbincangan bersama Rama sebagai host, Esa Rindi membeberkan berbagai persiapan matang menjelang perform puncak Svaranusa 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026. Acara yang dikemas megah ini rencananya juga akan dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani.

Sesi talkshow santai di program Jaga Malam Pro 2 menjadi ruang diskusi menarik mengenai tantangan memboyong musik tradisi ke telinga generasi muda Gen Z dan Alpha.Esa Rindi mengungkapkan bahwa konsep pertunjukan yang disiapkan untuk akhir pekan ini dirancang penuh kejutan. "Kami menyatukan karakter luhur tembang dolanan anak dengan sentuhan orkestrasi, paduan suara, serta elemen musik modern yang energik, ” kata Esa Rindi .

Disisi lain Sebagai Show Director, Yogi Swara merancang alur panggung yang tidak hanya mengandalkan aspek musikalitas, tetapi juga memanjakan mata penonton melalui tata panggung, pencahayaan, dan dinamika pertunjukan yang presisi.

”Kita menghadirkan seni pertunjukan yang tidak hanya memanjakan telinga, tetapi juga komunikatif dan interaktif bagi penonton anak-anak hingga orang dewasa”,Pungkasnya.

Rencana kehadiran Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, dalam perhelatan hari Sabtu esok menjadi bentuk apresiasi dan dukungan konkret Pemerintah Kota Surakarta terhadap pemajuan kebudayaan lokal.

Dukungan dari jajaran pimpinan daerah ini diharapkan makin memperkuat sinergi antara komunitas kreatif, pegiat seni, dan pemerintah dalam menjadikan Kota Solo sebagai benteng pelestarian tradisi yang inklusif dan berkemajuan.

Dengan segala persiapan yang dirombak secara kreatif oleh tim produksi di bawah arahan Esa Rindi, pertunjukan Svaranusa 2026 pada Sabtu, 25 Juli 2026 dipastikan bakal menjadi panggung selebrasi kebudayaan yang berkesan. Bagi masyarakat Solo dan sekitarnya, momen ini menjadi ajang nostalgia sekaligus edukasi keluarga yang tak boleh dilewatkan dan menegaskan bahwa tembang dolanan seperti Padang Bulan dan Gundul-Gundul Pacul adalah benteng karakter anak bangsa di tengah gempuran budaya luar.(Aditya Wardhana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....