Alasan Orang Menyesal setelah Ambil Keputusan

  • 30 Jun 2026 22:03 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID., Surakarta: - Setiap orang pernah mengambil keputusan yang akhirnya disesali. Mulai dari memilih pekerjaan, pasangan, jurusan kuliah, hingga membeli barang, penyesalan kerap muncul ketika hasil yang diperoleh tidak sesuai harapan. Kondisi ini merupakan bagian dari proses psikologis yang wajar dialami manusia.

Penyesalan biasanya muncul karena seseorang membandingkan hasil yang didapat dengan kemungkinan hasil lain yang dianggap lebih baik. Pikiran seperti "seandainya memilih pilihan lain" membuat seseorang terus mengulang keputusan yang telah lewat. Semakin besar dampak keputusan tersebut, semakin kuat pula rasa penyesalan yang muncul.

Penelitian dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada menunjukkan bahwa penyesalan dipengaruhi oleh cara seseorang mengambil keputusan serta kualitas informasi yang dimiliki.

Dalam penelitian berjudul Penyesalan Keputusan Konsumen Berdasarkan Faktor Rekomendasi dan Kredibilitas Informasi yang ditulis Faraz Umaya, Faturochman, Asip F. Hadipranata, dan Magda Bhinnety Etseem, dimuat dalam Jurnal Psikologi: Indonesian Journal of Psychology tahun 2015, dijelaskan bahwa keputusan yang dibuat tanpa rekomendasi atau informasi yang dipercaya cenderung memunculkan tingkat penyesalan lebih tinggi.

Psikolog menjelaskan bahwa penyesalan juga berkaitan dengan kecenderungan manusia mencari alternatif terbaik. Setelah keputusan dibuat, otak tetap membayangkan kemungkinan hasil dari pilihan yang tidak diambil. Akibatnya, seseorang merasa kehilangan kesempatan meski keputusan awal sebenarnya sudah melalui pertimbangan.

Faktor lain yang memicu penyesalan adalah keputusan yang diambil secara terburu-buru karena tekanan emosi. Saat seseorang marah, takut, atau terlalu bersemangat, kemampuan menilai risiko menjadi berkurang. Kondisi tersebut membuat peluang munculnya penyesalan semakin besar ketika hasil akhirnya tidak sesuai ekspektasi.

Karena itu, sebelum mengambil keputusan penting, seseorang sebaiknya mengumpulkan informasi yang memadai, mempertimbangkan manfaat dan risikonya, serta tidak terburu-buru mengikuti dorongan sesaat.

Keputusan yang dibuat secara sadar memang tidak selalu menghasilkan hasil sempurna, tetapi dapat mengurangi rasa penyesalan di kemudian hari karena didasarkan pada pertimbangan yang matang. (Arifin)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....