Olivia Rodrigo Tanggapi Spekulasi Perseteruannya dengan Taylor Swift
- 31 Mei 2026 23:15 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Spekulasi mengenai hubungan Olivia Rodrigo dan Taylor Swift kembali menjadi perbincangan publik setelah bertahun-tahun beredar di media sosial. Rumor tersebut bermula sejak 2021, ketika sejumlah lagu dalam album SOUR milik Rodrigo dikaitkan dengan karya Swift, hingga memunculkan isu mengenai kredit penulisan lagu. Meski demikian, Rodrigo kini menegaskan bahwa ia tidak ingin terus-menerus terjebak dalam spekulasi yang berkembang di internet.
Dalam wawancara terbaru yang dikutip oleh Entertainment Weekly, situs majalan hiburan terkemuka Ameraka, Rodrigo mengaku telah belajar untuk menjaga jarak dari berbagai teori yang dibuat penggemar maupun pengguna media sosial. Menurutnya, terlalu memperhatikan setiap dugaan dan interpretasi publik hanya akan menguras energi mental. Penyanyi berusia 23 tahun itu mengatakan bahwa kehidupan di bawah sorotan memang membuat berbagai asumsi sulit dihindari, sehingga ia memilih fokus pada hal-hal yang bisa ia kendalikan.
Rodrigo juga menyinggung bagaimana pengalaman besar yang datang setelah kesuksesan lagu Drivers License membuatnya memahami pentingnya menjaga kesehatan mental. Ledakan popularitas yang terjadi secara cepat membuat kehidupannya menjadi bahan pembicaraan publik, termasuk soal hubungan pribadinya dengan sesama musisi. Karena itu, ia mengembangkan kebiasaan untuk tidak terlalu larut dalam komentar dan teori yang beredar secara daring.
Rumor mengenai perseteruan dengan Swift sendiri banyak dikaitkan dengan keputusan untuk menambahkan kredit penulisan lagu kepada Swift, Jack Antonoff, dan St. Vincent pada lagu “Deja Vu”. Saat itu, sejumlah pendengar menilai ada kemiripan antara lagu tersebut dan “Cruel Summer” milik Swift. Rodrigo mengakui bahwa situasi tersebut sempat membingungkan baginya karena ia masih sangat muda dan belum berpengalaman menghadapi dinamika industri musik berskala besar.
Selain persoalan kredit lagu, rumor semakin berkembang ketika sebagian penggemar menduga lagu “Vampire” dari album GUTS ditujukan kepada Swift. Dugaan itu muncul karena lirik lagu dianggap menggambarkan hubungan yang mengecewakan dengan seseorang yang lebih berpengaruh. Namun Rodrigo berulang kali menolak mengonfirmasi siapa pun yang menjadi inspirasi di balik lagu-lagunya dan menyatakan bahwa ia tidak ingin membatasi makna karya musiknya hanya pada satu orang atau satu peristiwa tertentu.
Dalam wawancara tersebut, Rodrigo menekankan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menciptakan musik yang ia sukai dan menjadi pribadi yang baik terhadap orang lain. Ia merasa tidak ada manfaatnya terus menghidupkan kembali isu yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Baginya, lebih penting untuk terus berkarya daripada menanggapi setiap spekulasi yang muncul di internet.
Pernyataan Rodrigo menjadi sinyal terbaru bahwa ia tidak tertarik memperpanjang narasi mengenai perseteruan dengan Swift. Meski rumor masih sering dibahas oleh penggemar dan komunitas daring, sang pelantun “Vampire” memilih mengambil sikap tenang dan menjaga privasinya. Dengan pendekatan tersebut, Rodrigo menunjukkan bahwa ia lebih ingin dikenal melalui musik dan pencapaiannya daripada kontroversi yang belum pernah benar-benar terbukti. (Nana Ernawati)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....