Terjemah Lirik Lagu "Siji di Ping Selawe" Niken Salindry

  • 23 Mei 2026 23:51 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Lagu berjudul 'Siji Di Ping Selawe' dibawakan oleh penyanyi Niken Salindry. Liriknya diciptakan oleh Awecha yang dikenal sebagai pencipta lagu dangdut koplo dengan nuansa campursari. Produksi musik ini dilakukan oleh Aneka Safari Records.

Video musik resmi tayang perdana pada Jumat, 22 Mei 2026 di kanal YouTube Aneka Safari Records. Hingga Sabtu, 23 Mei 2026, video tersebut telah ditonton sebanyak 41.388 kali. Lagu ini mendapat sambutan hangat dari penggemar dan menjadi salah satu karya populer di genre dangdut koplo.

Secara arti lirik dalam bahasa Indonesia, 'Siji Di Ping Selawe' (satu dikalikan duapuluh lima) menceritakan cinta tulus yang penuh kesetiaan. Ungkapan angka dan benda sehari-hari digunakan sebagai perumpamaan sederhana namun bermakna. Hal ini membuat pesan cinta dalam lagu terasa unik dan mudah diingat.

Lirik paling sesuai dengan judul menekankan kesetiaan cinta yang hanya untuk satu orang. Ungkapan "Kowe siji tekan selawase" menjadi simbol komitmen yang tidak tergantikan. Tema ini memperkuat pesan utama lagu tentang cinta sejati yang abadi.

Informasi lain menyebutkan bahwa lagu ini merupakan karya asli Awecha yang sebelumnya populer dengan judul 'Setialah Padaku'. Versi terbaru yang dinyanyikan Niken Salindry hadir dengan aransemen koplo segar. Lagu ini juga pernah dibawakan oleh musisi lain seperti Trio Macan.

Berikut lirik dan terjemah bahasa indonesia 'Siji Di Ping Selawe' - Niken Salindry

Siji diping selawe

(Satu dikalikan dua puluh lima)

Kowe mung siji

(Kamu hanya satu)

Tekan selawase

(Hingga selamanya)

Siji diping sedasa

(Satu dikalikan sepuluh)

Siji – sijine mung kowe sing tak tresno

(Satu-satunya hanya kamu yang aku cinta)

Segitiga sama sisi

(Segitiga sama sisi)

Raono sing ketiga

(Tidak ada yang ketiga)

Mung kowe sing ning ati

(Hanya kamu yang ada di hati)

Segitiga siku-siku

(Segitiga siku-siku)

Mung kowe sing ono ning atiku

(Hanya kamu yang ada di hatiku)

Tuku lombok rolas ewu

(Beli cabai dua belas ribu)

Tresnoku mentok

(Cintaku penuh)

Mung kanggo awakmu

(Hanya untukmu)

Tuku terigu limolas ewu

(Beli terigu lima belas ribu)

Sayangku padamu

(Sayangku padamu)

Setiap waktu

(Setiap waktu)

Gedang goreng regane rong ewu

(Pisang goreng harganya dua ribu)

Aku gendeng mergo awakmu

(Aku gila karena dirimu)

Tuku bakwan sewu oleh siji

(Beli bakwan seribu dapat satu)

Kowe menawan gawe aku cinta mati

(Kamu menawan membuatku cinta mati)

Ojo lali tuku kopi siji

(Jangan lupa beli satu kopi)

Mergo ati ra iso biso lali

(Karena hati tak bisa lupa)

Karo gulo setengah kilo

(Dengan gula setengah kilo)

Ora bakal gelo

(Tidak akan kecewa)

Mergo kowe sing tak tresno

(Karena kamu yang aku cinta)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....