Terjemah Lirik Lagu "Sekip Setia Kui Pekok" Ndarboy Genk

  • 23 Mei 2026 23:45 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Lagu berjudul 'Sekip Setia Kui Pekok' dibawakan oleh Ndarboy Genk. Liriknya diciptakan oleh Helarius Daru Indrajaya dengan aransemen musik oleh Eka Bagus Irmadha.

Lagu ini menjadi salah satu karya terbaru yang memperkuat identitas musik pop Jawa modern. Video musik resmi tayang perdana pada Senin, 19 Mei 2026 di kanal YouTube Ndarboy Genk. Hingga Sabtu, 23 Mei 2026, video tersebut telah ditonton sebanyak 361.688 kali. Lagu ini berhasil menempati posisi #19 trending musik Indonesia.

Secara arti terjemah, lirik lagu ini menceritakan tentang cinta yang penuh pengorbanan namun berakhir dengan luka. Kisahnya menyoroti perbedaan latar belakang sosial yang membuat hubungan tidak direstui.

Pesan mendalam ini membuat pendengar ikut merasakan getirnya perjalanan cinta. Lirik paling sesuai dengan judul menggambarkan perasaan setia yang dianggap sia-sia.

Ungkapan "Setia Kui Pekok" menjadi simbol kekecewaan atas janji yang tidak ditepati. Hal ini memperkuat tema utama lagu tentang cinta yang berakhir menyakitkan.

Informasi lain menyebutkan bahwa sebelumnya Ndarboy Genk juga merilis karya berjudul 'Sikep Siap Kelangan Pengarep Arep'. Kedua lagu ini memiliki tema yang mirip, yaitu tentang perjuangan cinta yang penuh rintangan. Konsistensi tema membuat karya mereka semakin mudah dikenali.

Berikut lirik dan terjemah bahasa indonesia 'Sekip Setia Kui Pekok' - Ndarboy Genk

Koyo koyo arum kembang melati

(Aroma bunga melati yang harum)

Sing ilang wangine

(Wanginya telah hilang)

Tresnomu wis alum neng ati

(Cintamu sudah pudar di hati)

Janji janjimu mung kembang lambe

(Janjimu hanya manis di bibir)

Sakjroning atiku ketatu tatu

(Dalam hatiku penuh luka)

Mergo kowe ninggal aku

(Karena kamu meninggalkan aku)

Bapak lan ibumu mboten paring restu

(Ayah dan ibumu tidak memberi restu)

Mergo kahanan uripku

(Karena keadaan hidupku)

Aku mung anake wong ora nduwe

(Aku hanya anak orang miskin)

Bedo karo kowe sing ndue sakabehane

(Beda denganmu yang punya segalanya)

Kudune kowe ngancani

(Seharusnya kamu menemani)

Berjuang nganti saiki

(Berjuang sampai sekarang)

Ora malah nglungani

(Bukan malah meninggalkan)

Tak sikep bayang bayangmu

(Ku peluk bayanganmu)

Kadang sok kelingan ambune parfumu

(Kadang teringat aroma parfummu)

Yen motoku merem isih sok ngawang awang

(Saat mataku terpejam masih terbayang)

Aku kowe iso balik sesandingan

(Aku berharap kamu kembali bersanding)

Sak jembar e jagat royo

(Seluas dunia raya)

Tresnoku nggo kowe sakjroning samudro

(Cintaku untukmu sedalam samudra)

Yen hubungan kudu cukup tekan semene

(Jika hubungan harus cukup sampai di sini)

Aku siap berjuang dinggo nglaleke

(Aku siap berjuang untuk melupakan)

(Roy Nur Rohim - Penyiar)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....