Konami Uji Sistem Baru Matchmaking E-Football 2026
- 22 Mei 2026 13:49 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Konami berencana menghadirkan pembaruan menarik untuk para pengguna permainan sepak bola, E-Football melalui fitur matchmaking terbaru. Pembaruan ini akan diuji coba mulai akhir Mei sampai awal Juni dan difokuskan khusus bagi pemain E-Football League Divisi 1 sampai 3. Sistem terbaru tersebut dirancang untuk mengatur pencarian lawan berdasarkan penggunaan fitur Smart Assist pada pertandingan online Player vs Player.
Mengutip dari unggahan Halaman Facebook Info E-Football Mobile Indonesia, dalam uji coba ini, pemain nantinya akan diberikan dua pilihan matchmaking yang bisa disesuaikan dengan preferensi masing-masing. Opsi pertama adalah "Pengaturan sama dengan saya" (Same Setting as Mine). Jika memilih opsi tersebut, maka pemain hanya akan dipertemukan dengan lawan yang sama-sama menggunakan fitur Smart Assist.
Sementara opsi kedua yaitu "Matchmake bebas" (Matchmake Freely), yang memungkinkan pemain bertemu siapa saja tanpa memandang penggunaan fitur Smart Assist. Artinya, pengguna Smart Assist maupun manual tetap bisa dipasangkan dalam satu pertandingan seperti yang sudah diterapkan sebelumnya.
Konami memberikan kebebasan kepada pemain untuk memilih pengalaman bermain yang dianggap paling nyaman dan kompetitif. Meski terlihat menarik, Konami juga mengingatkan bahwa opsi “Pengaturan sama dengan saya” memiliki beberapa konsekuensi.
Matchmaking berpotensi membutuhkan waktu lebih lama karena sistem harus mencari lawan dengan pengaturan identik. Selain itu, kualitas koneksi pertandingan juga bisa menjadi kurang stabil apabila jumlah pemain dengan pengaturan serupa tidak terlalu banyak di satu wilayah.
Konami menjelaskan bahwa fitur ini masih berada dalam tahap percobaan atau testing sebelum diputuskan menjadi sistem permanen di eFootball. Pengembang akan memantau berbagai aspek seperti kualitas koneksi online, kenyamanan matchmaking, hingga respons komunitas pemain.
Tidak hanya itu, nantinya juga akan tersedia survei in-game untuk menampung masukan langsung dari para pengguna. Kehadiran sistem matchmaking berdasarkan Smart Assist ini langsung memunculkan perdebatan di kalangan komunitas eFootball.
Sebagian pemain mendukung pemisahan matchmaking demi menciptakan persaingan yang lebih adil dan seimbang. Namun, ada juga yang menilai sistem matchmaking bebas tetap lebih baik karena membuat pencarian lawan menjadi lebih cepat dan koneksi pertandingan lebih stabil.
(Yogi Tripriyanto/Penyiar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....